Categories: PEGUNUNGAN

Dinilai Serius Persiapkan NSF Diapresiasi Pemprov Papua Pegunungan

WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua pegunungan secara resmi nenutup pelaksanaan Noken Street Fashion (NSF) yang digeral pemkab Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sehingga dengan perhelatan Ivent yang masuk dalam 110 Kharisma Ivent Nasional ini, maka apresiasi yang tinggi diberikan kepada Pemkab Jayawijaya yang sudah menseriusi kegiatan ini.

  PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP, M.P.A menyatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada pemda Jayawijaya yang sudah sejalan dengan Pemprov Papua pegunungan, DOB ini merupakan rumah baru yang memiliki jaringan pada pemerintahan kabupaten yang dapat melakukan promosi sektor wisata untuk menggerakan roda perekonomian.

“Noken Street Fashion ini menjadi salah satu atraksi yang menarik karena moment pelaksanaanya tepat bersamaan dengan hadirnya rumput mei yang merupakan fenomena alam setahun sekali di Jayawijaya, “ungkapnya Kamis (16/5) kemarin di Kawasan wisata Izakusa Wamena.

  Menurutnya salah satu agenda besar ini, Khususnya Noken Street Fashion mengangkat suatu budaya Papua pegunungan yang diakui oleh UNESCO, oleh karena itu harus menjaga, tapi juga mengembangkan Sesutu yang kreatif dalam berbagai model atau desain atau motif lainnya, atraksi ini juga tak hanya berguba bagi konteks pariwisata tapi juga mmenghidupkan ekonomi masyarakat.

“kita bisa saksikan disini perekonomian hidup, kami yakin perpuatan uang ada disini dan tentu kita ingin banyak ivent -ivent yang muncul mulai dari bulan januari sampai nanti bulan Desember,”jelasnya.

Ia juga menyebutkan sama juga nanti dengan festifal Yali di Kabupaten Yahukimo menjadi atensi dari Pemprov Papua pegunungan namun juga Kabupaten mempersiapkan segala sesyuatunya dengan matang, proses persiapan Iventnya, tinggal nanti ada sentuhan dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

  “ada ivent di Wilayah Papua pegunungan yang masuk dalam Internasional seperti Festival Budaya Lembah Baliem karena sudah begitu lama melakukan ini dan tinggal bagaimana kita melakukan pengemasan, sehingga harus ada agenda untuk pra ivent menuju FBLB untuk melakukan promosi di Papua dan di Luar Papua bahkan di Luar Negeri,”Kata Velix Wanggai

   Ditempat yang sama PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menilai bahwa jika melihat antusias masyarakat patut di syukuri  sehingga untuk penyelenggaraan Ivent Noken Street Fashion ini akan dievaluasi agar kedepan bisa ditingkatkan lagi waktu pelaksanaannya 3 sampai dengan 4 hari namun ditambahkan lagi dengan potensi alam yang dimiliki khususnya UMKM.

  “jadi ivent ini akan kita evaluasi terus untuk melakukan penyempurnaan dan terutama ivent ini bisa berlangsung dengan aman dan masyarakat bisa menikmati hutan kota sebagai tempat pelaksana kegiatan dengan fenomena alam rumput mei ini juga menambah keunikan tersendiri,” bebernya.

Dikatakan, Karena Kabupaten Jayawijaya merupakan ibukota dari Provinsi Papua pegunungan mestinya jadi barometer keberhasilan untuk 7 kabupaten lainnya di Provinsi Papua pegunungan, sumule juga mengajak seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali untuk terlibat untuk memajukan ekonomi masyarakat dan juga menjadi penyaluran minat bakat.

   “kalau kita perhatikan tadi anak -anak kita dari Tingkat SD, SMP, SMA/SMK dan masyarakat yang lainnya dan terlibat langsung bisa menampilkan atraksi yang menarik, ini talenta yang perlu untuk kita kembangkan terus dan tak hanya dilakukan di daerah tapi bisa secara nasional bahkan di internasional,”tegasnya

Sementara itu Staf Ahli mentri Parawisata Bidang Inovasi dan Kreatifitas Restog Krisna Kusuma mengakui jika ia melihat jika Jayawijaya sebagai Penggelar Ivent KEN pertama sudah cukup baik, fashion   Show juga ada dalam situasi seperti  di rumput mei itu memiliki penilaian tersendiri, sehingga sejak awal komitmen dari pemrov dan pemkab Jayawijaya bisa mengawal proses ini dengan baik.

“yang menjadi masukan untuk pemerintah dan panitia pelaksana adalah masalah sampah  ditempat tersebut, mungkin  kesadaran masyarakat jika sampah itu jangan ditinggal baik dalam areal maupun diluar areal tempat pelaksana, pelaksanaannya juga sudah baik dan ontime ini menarik, tata panggung, cuaca mendukung dan yang berlanja juga banyak ini cukup baik,”bebernya .

Ia juga menambahkan pihaknya akan melihat dari evaluasdi yang akan dilakukan kedepan apa yang akan dilakukan untuk perbaikan, disamping itu pihaknya juga ingin tahu tentang dokumentasi ini harus dilakukan agar bisa dilakukan prommosi keluar. (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

6 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

7 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

8 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

9 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

10 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

11 hours ago