

Suasana pembangunan KPR di Koya, Kamis (16/5) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Real Estate Indonesia (REI) Papua akui prospek pengembangan rumah KPR bersubsidi di Papua masih menjanjikan. Akan tetapi penyerapan rumah subsidi ini belum maksimal, entah itu terkendala modal, angsuran atau masyarakat masih cenderung memilih tinggal di kontrakan atau kos-kosan.
Sekretaris DPD REI Papua, Akbar Arif mengakui, penyerapan rumah subsidi yang kurang maksimal ini sudah terjadi sejak tahun 2023 lalu, namun pihaknya tetap optimistis di tahun ini dapat membaik.
“Kami sudah melakukan pembangunan rumah, sesuai dengan kuota yang diberikan kepada setiap pengembang, sekarang tinggal menunggu pembeli, “ujarnya katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5) kemarin.
Lanjutnya, saat ini pembangunan rumah subsidi banyak, apalagi di Area Muara Tami, untuk penyerapan memang sudah terlihat tetapi belum maksimal.
“Kami harap di tahun 2024 pemerintah menambah kuota hingga 50 persen, karena peminat rumah subsidi yang dibangun REI cukup tinggi,”ujarnya.
Diakuinya, hal ini sejalan dengan semakin membaiknya perekonomian di Papua, harusnya dengan semakin baiknya ekonomi Papua permintaan rumah KPR juga semakin meningkat. Sementara untuk perumahan komersil diakuinya sesuai dengan permintaan konsumen. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…