

Aktivitas bongkar beras impor dari atas kapal di Pelabuhan Jayapura, Rabu (16/5). Beras impor dari Vietnam masuk di Papua sebanyak 6.650 ton. (foto:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Untuk memenuhi ketersediaan stok beras di Papua dan Papua Barat, Kantor Wilayah Bulog Papua dan Papua Barat kembali mendatangkan beras impor dari Thailand dan Vietnam.
Manajer Pengadaan Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat Arwan Taufik mengatakan, beras impor dari Vietnam yang masuk di Papua sebanyak 6.650 ton.
Sementara untuk Papua Barat, diakuinya ada sekitar 6.000 lebih ton beras dari Thailand, dan posisinya tengah dibongkar di pelabuhan masing-masing.
“Kita baru melakukan proses pembongkaran, diamana kapal sampai di Jayapura pada Senin, dan harusnya dibongkar Selasa, namun dikarenakan ada kapal penumpang juga, maka kita baru lakukan pembongkaran beras pada Rabu (15/5), “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5) kemarin.
Diakuinya, pada hari Rabu (15/5) lalu pihaknya baru membongkar 250 ton, belum maksimal sisanya bergantung pada cuaca jika hujan maka tidak ada pembongkaran.
Ditambahkan, ketahan stok beras bisa sampai 3-4 bulan ke depan. Untuk beras impor kualitas premium 6.650 ton, secara keseluruhan untuk Papua Raya sebanyak 22.067 ton.
“22.067 ton ini belum termasuk dengan penambahan 6.650 ton beras impor di Papua dan juga di Papua Barat. Jadi dapat kami pastikan stok beras aman untuk 3-4 bulan kedepan bahkan lebih, ” tandasnya. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…