Categories: EKONOMI BISNIS

6.650 Ton Beras Impor dari Vietnam Masuk di Papua

JAYAPURA – Untuk memenuhi ketersediaan stok beras di Papua dan Papua Barat,  Kantor Wilayah Bulog Papua dan Papua Barat kembali mendatangkan beras impor dari Thailand dan Vietnam.

Manajer Pengadaan  Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat Arwan Taufik mengatakan, beras impor dari Vietnam yang masuk di Papua sebanyak 6.650 ton.

Sementara untuk Papua Barat, diakuinya ada sekitar 6.000 lebih ton beras dari Thailand, dan posisinya tengah dibongkar di pelabuhan masing-masing.

“Kita baru melakukan proses pembongkaran, diamana kapal sampai di Jayapura pada Senin, dan harusnya dibongkar Selasa, namun dikarenakan ada kapal penumpang juga, maka kita baru lakukan pembongkaran beras pada Rabu (15/5), “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5) kemarin.

Diakuinya, pada hari Rabu (15/5) lalu pihaknya baru membongkar 250 ton, belum maksimal sisanya bergantung pada cuaca jika hujan maka tidak ada pembongkaran.

Ditambahkan, ketahan stok beras bisa sampai 3-4 bulan ke depan. Untuk beras impor kualitas premium 6.650 ton, secara keseluruhan untuk Papua  Raya sebanyak 22.067 ton.

“22.067 ton ini belum termasuk dengan penambahan 6.650 ton beras impor di Papua dan juga di Papua Barat. Jadi dapat kami pastikan stok beras aman untuk 3-4 bulan kedepan bahkan lebih, ” tandasnya. (ana/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

2 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

3 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

4 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

5 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

6 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

7 hours ago