Categories: PEGUNUNGAN

Sejahterakan Rakyat, Pemkab Puncak Beli Hasil Bumi Masyarakat dengan Dana Otsus

ILAGA– Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian Dan Perdagangan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, (Disnakerperindag) Kabupaten Puncak, kembali melaksanakan Kegiatan pembelian sayur-mayur dan hasil bumi dari masyarakat.

Kegiatan yang mengambil tema “Kegiatan Pembangunan dan Pengelolaan Sarana Distribusi Perdangangan Hasil Bumi di Kabupaten Puncak, dibuka Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Puncak, Karlos Murib di kantor Disnakerperindag Kabupaten Puncak di Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (14/8).

Kegiatan pembelian sayur dan hasil bumi tahun 2024 ini, diselengarakan selama dua bulan yaitu Agustus sampai September. Rencananya dlakuan dua kali pembelian dalam seminggu.

Adapun sayur-sayur dan hasil bumi yang dibeli adalah wortel, kentang, kol, labu siam, buah markisa, terong belanda, sawi, keladi,dan daun bawang. Pembelian tersebut dilakukan di Pasar Ilaga dan Distrik Beoga.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Puncak, Karlos Murib menjelaskan bahwa kondisi tanah di Kabupaten Puncak cukup subur, sehingga hasil bumi berlimpah, namun pembeli sangat minim.

Oleh sebab itu, untuk membantu masyarakat di Kabupaten Puncak, pemerintah daerah melalui Disnakerperindag Kabupaten Puncak terus melaksanakan program pembelian sayur dari masyarakat menggunakan dana Otsus. Tujuannya meningkatkan ekonomi dan pendapatan masyarakat di Kabupaten Puncak, yang rata-rata adalah petani.

“Kami mendorong ekonomi dan pendapatan masyarakat melalu8 dana Otsus, dengan membeli hasil bumi dari mereka. Ini kami lakukan untuk mendorong masyarakat menanam dengan baik, selanjutnya dari dinas membeli hasil bumi mereka. Dengan demikian mereka bisa mendapatkan pendapatan dan dengan pendapatan yang baik, mereka bisa biayai sekolah anaknya,” tegas Karlos Murib .

“Kami sangat optimis dengan dilaksanakanya kegiatan ini dapat membantu perekonomian masyarakat di Kabupaten Puncak, serta membangun kegiatan perdagangan di Kabupaten Puncak agar lebih maju dan menjadikan perekonomian di Kabupaten Puncak lebih baik,” tutupnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

4 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

5 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

6 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

7 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

8 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

9 hours ago