Menurutnya, sedangkan untuk tuntutan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang turun itu dikarenakan beban daerah meningkat dengan adanya pembiayaan DPRP dan OPD Gubernur terpilih nanti serta terjadi pengurangan anggaran dari pusat.
Secara terpisah koordinator aksi, Keranius Yoman, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemalangan hingga Pj.Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai memberikan jawaban atas tuntutan mereka.
“Kami tidak akan membuka kantor sampai pak PJ Gubernur memberikan jawaban secara langsung kepada ASN. Beliau sendiri yang harus membuka palang kantor ini,”tegasnya.
Sementara itu, adanya penutupan Kantor Gubernur Papua Pegunungan itu menuai sorotan warga setempat. Wilem, salah seorang warga Wamena menuturkan, penutupan kantor ini menyebabkan warga menjadi korban karna tak mendapatkan pelayanan publik.
“Saya berharap persoalan atas tuntutan dari para ASN itu segera terselesaikan sehingga tidak mengorbankan kepentingan masyarakat,” ujarnya (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…