Menurutnya, sedangkan untuk tuntutan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang turun itu dikarenakan beban daerah meningkat dengan adanya pembiayaan DPRP dan OPD Gubernur terpilih nanti serta terjadi pengurangan anggaran dari pusat.
Secara terpisah koordinator aksi, Keranius Yoman, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemalangan hingga Pj.Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai memberikan jawaban atas tuntutan mereka.
“Kami tidak akan membuka kantor sampai pak PJ Gubernur memberikan jawaban secara langsung kepada ASN. Beliau sendiri yang harus membuka palang kantor ini,”tegasnya.
Sementara itu, adanya penutupan Kantor Gubernur Papua Pegunungan itu menuai sorotan warga setempat. Wilem, salah seorang warga Wamena menuturkan, penutupan kantor ini menyebabkan warga menjadi korban karna tak mendapatkan pelayanan publik.
“Saya berharap persoalan atas tuntutan dari para ASN itu segera terselesaikan sehingga tidak mengorbankan kepentingan masyarakat,” ujarnya (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…