Categories: PEGUNUNGAN

Peredaran Narkotika Jenis Sabu Di Wamena Dilakukan Sistem Tempel

“ Artinya siapa yang mau membeli narkotika itu bukan melalui pelaku FUQ , tapi melalui rekannya yang mengirim barang tersebut di Jayapura, nanti pelaku yang dari Jayapura ini menghubungi pelaku FUQ di Wamena untuk menaruh barang tersebut di satu tempat umum atau di pinggir jalan setelah itu di foto lalu dikirim ke pelaku di Jayapura ,”jelasnya

Setelah itu orang yang di jayapura itu mengarahkan pembeli yang ada di Wamena untuk mengambil di tempat yang telah di foto oleh pelaku FUQ itu, itu yang dinamakan sistem tempel , dan untuk mengetahui sistem ini memang harus dilakukan penyamaran yang rapi agar bisa menemukan pola –pola penjualan narkotika di Wamena.

“ Jadi pembeli juga tidak tahu siapa orang yang menaruh barang di tempat yang sudah disepakati, begitu juga dengan FUQ juga tidak tahu siapa yang membeli narkotika itu di Wamena, dia keduanya hanya berhubungan dengan pelaku yang ada di Jayapura,”beber Taborat

Dari haril pemeriksaan tersangka FUQ ini sudah menerima kiriman dua kali dimana yang pertama 8 Bungkus sudah dijual dengan cara sistem tempel dan itu tidak ketahuan, sementara untuk yang kedua 8 bungkus lagi juga sudah diterima di Wamena dan yang sudah di jual 3 bunkus sementara satu bungkusnya digunakan sendiri

“Kita lakukan pengembangan butuh waktu yang cukup lama untuk mengetahui tersangka FUQ ini, sehingga pada saat ia tertangkap dalam keadaan sedang menjual bakso di jalan irian, dan di bawah ke Polres tersangka tidak mengakui.”beber Taborat.

Lanjutnya, namun setelah digali lebih dalam nampaknya sebelum dilakukan penangkapan tersangka FUQ ini sudah mengambil barang tersebut yang dikemas dalam botol obat mata dan disimpan di toilet dari langganan baksonya itu tanpa sepengatahuan orang yang punya rumah, oleh karena itu tersangka diantar kembali untuk mengambil barangnya dan benar ada 4 bungkus narkotika jenis sabu didalamnya.

“Saat ditangkap ia mengelabui aparat dengan mengambil obat tetes mata di motor dan disembuyikan di toilet dari langganannya itu sehingga  dan pada saat itu ia sedang menjual bakso,”tutupnya (jo)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Curi Kabel Stadion Lukas Enembe, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…

10 hours ago

Pemprov Papsel Siapkan Stimulan Rp 250 Ribu per Bulan untuk Bayi dari Keluarga Kurang Mampu

Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Provinsi Papua Selatan…

11 hours ago

Warga Diimbau Waspadai Dehidrasi dan Gangguan Pernapasan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar  mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…

12 hours ago

DPRK Yalimo Soroti Kemunduran Kinerja Pemkab, Desak Transparansi Anggaran

Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,​Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…

13 hours ago

TNI dan Brimob Dilibatkan Dalam Pengamanan Pelayanan Publik di Jila

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…

14 hours ago

115 Butir Telur Burung Paruh Bengkok yang Digagalkan, Ditetaskan dalam Inkubator

Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…

17 hours ago