

Denny/Cepos: Bantuan pangan yang disiapkan diatas kendaraan yang akan diangkut ke 18 Distrik di Jayawijaya, Selasa (7/3)
WAMENA -Pemda Jayawijaya mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak banjir di 18 Distrik yang berada di pinggiran kali Baliem sebab dari akhir Januari sampai saat ini lahan pertanian mereka yang menjadi sumber pengan terendam banjir.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya Nickolas Itlay menyatakan jika bantuan yang disalurkan oleh Pemda Jayawijaya kepada 4000 lebih warga yang tersebar di 18 distrik terdampak banjir sejak akhir Januari lalu.
“Hari ini kita mulai salurkan bantuan pangan kepada 4000 warga dari 18 distrik yang terdata sebagai korban terdampak dari banjir akibat meluapnya kali Baliem,”ungkapnya Selasa (7/3) saat ditemui di Kantor Otonom Pemda Jayawijaya
Bantuan pangan ini hanya diperuntukkan untuk warga yang terdampak bencana banjir dan tak semua warga mendapatkan bantuan ini, tentunya warga terdampak telah didata sebelumnya oleh pemerintah untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan bantuan ini.
“Kita sudah data sebelumnya untuk untuk menyiapkan pangan agar dapat membantu meringankan beban masyarakat yang lahan pertaniannya terendam banjir,”bebernya
Ia juga menyatakan jika bantuan ini telah di sesuaikan dengan jumlah warga yang terdampak bencana tersebut, sebab kebanyakan warga yang terdampak ini hanya bisa memanfaatkan sisa-sisa hasil kebunnya yang terendam banjir.
“Saat ini curah hujan yang mengguyur Kota Wamena dan sekitarnya masih tinggi tentunya ini akan berdampak pada lahan pertanian yang ada di pinggiran kali Baliem,”tutupnya .(jo/gin)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…