“ Dari hasil rapat yang sudah kita lakukan dengan para guru SMK Yapis dan SMA PGRI nantin ya kasus ini akan diserahkan kepada pihak keamanan untuk di telusuri lebih lanjut dan untuk sabtu besok kegiatan proses belajar mengajar berjalan seperti biasa,”beber Kadis Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi menyatakan bahwa untuk situasi sudah berhasil dikendalikan dan guna menyelesaikan permasalah ini Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya telah turun tangan untuk dilakukan mediasi.
Kapolres menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan di kepada murid SMK Yapis Wamena dikatahui kejadian bermula dari adanya salah satu pelajar dari SMK Yapis Wamena sempat dipukul oleh pelajar yang diduga dari SMK PGRI Wamena saat pulang sekolah.
“Dari adanya kejadian tersebut korban langsung memberitahu teman-temannya sehingga para pelajar SMK Yapis langsung menuju ke SMK PGRI guna mencari info pelaku pemukulan tersebut,” jelas Kapolres.. (jo)
Page: 1 2
Dalam video tersebut, wartawan yang kerap melakukan peliputan di desk hukum tersebut, meminta agar pemerintah…
Kopi Tua beberapa kali melakukan aksinya disini mulai dari pembunuhan aparat keamanan, penyerangan, penembakan pesawat…
Jika diakumulasikan, jalur SNBP dan SNBT telah meloloskan hampir 2.000 calon mahasiswa. Sementara itu, antusiasme…
Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan bersama Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang…
Di Kabupaten Keerom, Tim Khusus (Timsus) Opsnal Satreskrim Polres Keerom pada Senin (8/6) melaksanakan kegiatan…
Penangkapan dilakukan pada Minggu (7/6) di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Batas Kota Distrik…