

Kepala Seksi Fasilitas Bandar Udara Dishub Papua Tengah, Frengky Sadi saat memberikan keterangan kepada media ini diruang kerjanya. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan memastikan maskapai Batik Air akan mulai melayani penerbangan perdana pada 30 Maret 2026 dengan rute Nabire–Ambon–Jakarta dan sebaliknya.
Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ricky Samuel Limbong melalui Kepala Seksi Fasilitas Bandar Udara Dishub Papua Tengah, Frengky Sadi, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan koordinasi telah rampung.
“Penerbangan perdana dijadwalkan tanggal 30 Maret 2026. Rutenya Nabire–Ambon–Jakarta dan kembali dari Jakarta–Ambon–Nabire. Semua sudah deal dan siap beroperasi,” ujar Frengky kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa, (3/3/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran Batik Air merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah daerah dalam menambah maskapai penumpang yang melayani Papua Tengah. Sebelumnya sempat terjadi penyesuaian jadwal dengan maskapai lain, namun kini seluruhnya telah disepakati.
“Ini memang kelanjutan dari tahun lalu. Waktu itu ada penyesuaian jadwal, tapi sekarang sudah final dan siap jalan,” jelasnya.
Menurut Frengky, pembukaan rute ini akan sangat membantu masyarakat, khususnya dari wilayah pegunungan di delapan kabupaten Papua Tengah, yang selama ini harus transit melalui Timika atau Jayapura untuk melanjutkan perjalanan ke luar Papua.
“Sekarang masyarakat dari pegunungan tidak perlu lagi transit di Timika atau Jayapura. Bisa langsung melalui Nabire untuk ke Ambon maupun Jakarta. Ini tentu mempermudah dan menghemat waktu serta biaya,” katanya.
“Kami sudah koordinasikan lewat dinas kabupaten supaya masyarakat tahu. Jadi tidak perlu lagi bermalam atau transit lama di kota lain. Dari Nabire sudah tersedia penerbangan langsung,” tambahnya.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…