Categories: METROPOLIS

Pipa Induk Patah Akibat Longsor, Distribusi Air PT AMJ Macet

JAYAPURA- Distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Jayapura mengalami gangguan setelah pipa transmisi utama milik PTAM Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) jalur Kojabu patah akibat tanah longsor, Jumat (29/5) dini hari. Kerusakan terjadi pada pipa induk berdiameter 500 milimeter di belakang Reservoir Water Treatment Plant (WTP) Waena, tepatnya di jalur alternatif Waena. Patahnya pipa dipicu kondisi tanah yang tidak mampu menahan tekanan air setelah terjadi longsor di lokasi tersebut.

Akibat kerusakan itu, pelayanan air bersih di Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan dan Abepura terdampak hingga mengalami penghentian sementara.
Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda), Entis Sutisna bersama Direktur Teknik Yan P. Nasadit, bersama tim teknik, segera meninjau lokasi kerusakan di belakang Reservoir Water Treatment Plan (WTP), jalan alternatif Waena. langsung turun meninjau lokasi kerusakan bersama tim teknik untuk memastikan langkah penanganan darurat.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas terganggunya pelayanan air bersih. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan pada jalur utama Kojabu cukup parah, karena hampir satu batang pipa terlepas akibat longsor,” ujar Entis Sutisna di lokasi kejadian, Jumat (29/5).

Ia menjelaskan, proses perbaikan membutuhkan waktu karena kondisi medan cukup sulit. Selain berada di area dengan kemiringan tajam, tekstur tanah di sekitar lokasi juga masih rawan longsor sehingga menyulitkan mobilisasi alat dan proses pengelasan pipa. Sejak pagi, tim teknik dari beberapa cabang langsung dikerahkan untuk melakukan survei dan menyiapkan kebutuhan perbaikan. PT.AMJ juga melakukan penutupan sementara distribusi air dari jalur Kojabu dan mengalihkan suplai melalui intake Kampwolker guna meminimalisir dampak gangguan pelayanan.

Menurut Entis, perbaikan ditargetkan selesai secepat mungkin agar distribusi air kepada pelanggan dapat kembali normal. Pihaknya optimistis proses pengerjaan bisa diselesaikan dalam satu hingga dua hari apabila kondisi cuaca mendukung.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

20 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

21 hours ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

21 hours ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

22 hours ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

22 hours ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

23 hours ago