Categories: PEGUNUNGAN

Bappeda Diminta Hadirkan Perencanaan yang Efisien, Efektif, Partisifatif

MULIA-Bappeda Puncak Jaya menggelar Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk anggaran 2024 di Aula Sasana Kaonak, Kantor Bupati Puncak Jaya, Rabu, (28/3).

Pembukaan Musrenbang dilakukan oleh Pj. Bupati Tumiran, S.Sos, M.AP, didampingi Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah, Ukkas, S.Sos, M.KP, Pj. Sekda Yubelina Enumbi, SE, MM, Ketua DPRD, Zakaria Telenggen serta Kepala Bappeda, Temin Enumbi, S.IP.

Hadir juga Dandim 1714/PJ, Letkol. Dany Salurerung, Kapolres AKBP Kuswara, SH, pejbat eselon II dan III, para kepala distrik, tokoh pemuda, tokoh agama dan instansi vertikal.

Musrenbang dilaksanakan dari 28 -30 Maret, diharapkan bisa mensinkronkan data RKPD Puncak Jaya, Tahun 2024.

Dalam arahannya, Ukkas mengungkapkan, Musrenbang yang dilakukan Bappeda Puncak Jaya merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh 8 kabupaten yang tergabung dalam Provinsi Papua Tengah setelah terbentuknya otonomi baru tersebut.

Dirinya beranggapan, rencana pembangunan harus sejalan dengan situasi kondusif di suatu daerah, sehingga masyarakat bisa merasakan dampak pembangunan tersebut.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Bappeda Puncak Jaya untuk bisa menghdirkan program perencanaan yang efisien, efektif, partisifatif dan akuntabel sehingga tercapai dokumen perencanaan yang semakin berkualitas.

Menurutnya dokumen perencanaan berkualitas akan menjadi gambaran keberhasilan pembangunan daerah dengan melihat indikator kesejahteraan masyarakat.

Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan tifa olej Pj. Bupati yang disaksikan seluruh tamu undangan yang hadir.

Sementara itu, Pj. Bupati menganggap Musrenbang hari ini sangatlah penting untuk penjabaran Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Puncak Jaya periode 2023-2026.

“Isu strategis berupa keamanan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, kebijakan apirmatif bagi OAP serta infrastruktur, dapat dijadikan dasar penentuan program dan sub kegiatan” ujar Tumiran.

Menurutnya, isu strategis tersebut sudah sesuai dengan RPD Puncak Jaya 2023-2026, dan juga telah selaras dengan Tema Rancangan Pembangunan Nasional dan Provinsi Papua Tengah.

Mengakhiri sambutannya, bupati menegaskan kepada seluruh stakeholder agar terus menjaga situasi kondusif di Puncak Jaya. Dirinya berharap, kejadian beberapa waktu lalu yang merenggut korban jiwa tidak terulang kembali.

“Masyarakat dan kepala distrik adalah garda terdepan dalam menjaga wilayah masing-masing, segera laporkan kepada pihak berwenang apabila ada indikasi mengganggu situasi Puncak Jaya” ucapnya.(Humas)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PUNCAK JAYA

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

8 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

9 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

9 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

10 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

10 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

11 hours ago