Categories: MERAUKE

Polisi Tegaskan Berantas Pembuat Sopi

MERAUKE– Kendati setiap saat pihak Satuan Narkoba Polres Merauke melakukan pengrebekan terhadap pabrik minuman keras lokal (Milo) jenis Sopi di Merauke, tapi seakan tidak pernah ada habisnya.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasat Reserse Narkoba yang dihubungi media ini saat sedang berada di Jayapura mengatakan bahwa pelaku pembuatan minuman keras lokal tersebut sebagian adalah orang yang berulang melakukannya.

‘’Sebagian pelaku pembuat Sopi tersebut adalah orang yang berulang-ulang melakukannya. Tapi saat lokasi pabrik Sopinya digrebek berhasil melarikan diri ketika melihat kedatangan anggota kita di lapangan,’’ katanya, Selasa (29/7).

Kasat Narkoba mencontohkan, penggrebekan pabrik Sopi terakhir yang dilakukan di Kampung Jati-Jati, Kelurahan Rimba Jaya Merauke. Begitu melihat adanya anggota Satuan Narkoba dari kejauhan, pemilik langsung melarikan diri.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Terminal Kontainer Pelabuhan Merauke Semakin Padat

Terminal kontainer Pelabuhan Merauke saat ini dinilai semakin padat. Ketua Komisi II DPR Provinsi Papua…

6 minutes ago

Komarudin: Otsus Papua Jangan Kehilangan Arah!

nggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua,…

6 hours ago

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

15 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

16 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

17 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

18 hours ago