“Makanya ketika musim kemarau tiba, apalagi musim kemarau yang berkepanjangan begini, petani tidak bisa olah sawahnya. Karena memang stok air sudah tidak ada. Bahkan sebagian padi yang sudah ditanam petani mengalami kekeringan,” jelasnya.
Meski menghadapi persoalan pada komoditas beras, Paskalis menyebut sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang masih dapat diproduksi. “Kalau untuk cabai, bawang masih bisa. Hanya sekarang yang kita mengalami kesulitan, sangat menurun dan kekurangan untuk beras,” katanya.
Namun kondisi tersebut, menurut dia, bukan berarti upaya mewujudkan ketahanan pangan di Papua Selatan terhenti. Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen untuk membangun ketahanan pangan, termasuk menjadikan Papua Selatan sebagai salah satu wilayah penyangga pangan nasional.
Paskalis menegaskan, salah satu langkah yang harus dilakukan adalah membenahi infrastruktur pertanian, terutama sistem pengairan. Pemerintah mendorong pembangunan bendungan, jaringan irigasi, jembatan penyeberangan alur sungai, jalan usaha tani hingga pintu-pintu air. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…