Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Merauke Benhur Rentandatu, SE, MAP, mengatakan tahun anggaran 2022 tahun pertama pihaknya mengelola dana otsus, dan tahun 2023 ini merupakan tahun kedua yang dikelola dinas teknis dalam mengelola kesejahteraan dan percepatan pembangunan ekonomi khususnya bagi UMKM Orang Asli Papua.
“Salah satu program pemerintah yaitu Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) Kabupaten Merauke menjadi finalis AKI, hal ini membuktikan kelompok Ekraf di Merauke mempunyai nilai dan berkelas untuk tingkat daerah dan nasional, ” katanya.
Benhur minta kepada pelaku ekonomi kreatif penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan sebaik mungkin untuk kemajuan Ekrafnya masing-masing sehingga tepat guna dan manfaat.
Sementara itu Bupati Merauke Romanus Mbaraka mengatakan bantuan ini terus bergulir kepada rakyat, yang disesuaikan dengan juknis yang berlaku khususnya bagi Orang asli Papua.
“Saya kasih contoh, bidang perikanan itu bantuan yang kita berikan bukan sedikit seperti jaring dan jhonson serta modal, tetapi akhirnya nol. Sama juga dibidang pertanian, jadi sebenarnya pemerintah riil memperhatikan masyarakat dengan memberikan bantuan, ” ujar Bupati Romanus Mbaraka.
Karena itu, bupati Romanus Mbaraka meminta kepada para penerima manfaat tersebut untuk memanfaatkan bantuan ini dengan baik dalam menunjang usaha-usaka ekonomi kreatif yang sedang digeluti saat ini. (ulo)
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…