‘’Masih banyak orang Katolik yang mengandalkan hidupnya dengan dukun-dukun. Sakit ke dukun. Bukan ke dokter atau rumah sakit,. Nanti kalau sudah mau mati baru ke rumah sakit. Mereka mendasarkan hidupnya ke dukun-dukun. Pemerintah menyediakan pengobatan gratis tapi memilih ke dukun-dukun saja,’’ katanya.
Dikatakan, tanda-tanda kedewasaan Umat atau gereja adalah pertama mendasarkan hidupnya pada Kristus, kedua mendasarkan hidupnya kepada Roh Kudus, hidup di dalam Roh dan Kristus.
Sementara itu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyampaikan selamat atas 120 tahun kehadiran Gereja Katolik di Papua Selatan. Keduanya berharap, dengan 120 tahun hadirnya Gereja Katolik di Papua Selatan, gereja Katolik semakin bertumbuh dan iman umat semakin kuat.
Peringatan 120 Tahun Gereja Katolik masuk di Papua Selatan tersebut menjadi hari libur fakultatif untuk Provinsi Papua Selatan. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…