

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP (foto:dok/ Cepos)
Pembakaran Rumah di Wouma, Bisa Picu Kembali Konflik di Jayawijaya
WAMENA – Pemkab Jayawijaya meminta kepada oknum -oknum yang sampai saat ini masih melakukan aksi -aksi pembakaran rumah baik di Wouma untuk segera berhenti, sebab tindakan yang dilakukan ini akan kembali memicu konflik di wilayah Kabupaten Jayawijaya sebab situasi ini kini mulai mendapat respon dari para korbannya.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meyatakan setelah mengikuti perkembangan pasca konflik yang terjadi di Distrik Wouma antara Warga Kurima/ Wouma dan Lanny Jaya telah dinyatakan selesai setelah dilakukan pertemuan antara Pemprov Papua Pegunungan, Pemkab Lanny Jaya, Jayawijaya dan Yahukimo serta DPRP dan DPRK.
“Akhir -akhir ini warga dari Lanny mengadu jika rumah mereka yang di Wouma masih saja terus dibakar sehingga mereka mulai merespon dengan memberikan ancaman, sehingga kami peperintah daerah minta keluarga dari Kurima dan Wouma tidak boleh dulu membuat gerakan tambahan,”ungkapnya Minggu (19/7).
Saat ini, pemerintah membutuhkan Kota Wamena ini bisa kembali aman dengan menjaga keamanan bersama, kejadian pembakaran rumah yang terjadi kemarin itu harus berhenti, sebab jangan membuat masalah ini menimbulkan konflik kembali, sebab pemerintah sangat menyesalkan setiap adanya konflik seperti ini selalu ada nyawa manusia yang hilang bukan nyawa binatang.
“Kalau harta benda yang hilang atau habis terbakar mungkin biasa saja, tapi kalau nyawa yang hilang ini tak bisa diganti, oleh karena itu, oknum -oknum yang masih terus mempekeruh situasi ini untuk berhenti,”kata Ronny Elopere.
Wakil Bupati Jayawijaya juga meminta bantuan dari aparat keamanan dalam hal ini Polres Jayawijaya untuk melakukan pemeriksaan terhadap kepala suku atau yang dikatakan Tugure dan kepala kampung bahkan kepala Distrik untuk memberikan araran tidak boleh ada pembakaran-pembakaran dan sekaligus menanyakan pada mereka siapa yang dibalik skenario pembakaran ini.
“Ini pasti ada oknum -oknum yang ingin agar Kota Wamena ini tidak aman dengan melakukan hal -hal seperti ini, keluarga besar Wouma juga jangan tinggal diam, mereka harus bersuara siapa dibalik permainan ini, sebab kita butuh keamanan bersama di kota Wamena yang menjadi milik bersama,” jelasnya.
Wabub juga mengungkapkan kesedihannya karena pasca konflik kemarin puluhan nyawa melayang sia -sia, sementara saat ini orang Papua tinggal sedikit, sehingga perang -perang suku ini harus berakhir, semua sama sebagai orang Papua, baik dari Lanny, Kurima, Wamena, Bahkan seluruh Papua Pegunungan dan Papua secara umum harus saling jaga.
“Setiap hari kami mengikuti perkembangan selalu saja ada orang Papua yang meninggal dunia karena perang suku, kecelakaan karena mabuk, kena penyakit HIV, lebih banyak orang Papua meninggal dari pada saudara -saudara kita non Papua,”bebernya
Ronny juga memberikan catatan khusus dan harus sadar bahwa setiap hari itu banyak orang Papua yang meninggal dan banyak yang masuk dari luar, dan ini perlu disikapi oleh seluruh kepala daerah se Tanah Papua bukan hanya di Jayawijaya saja, apalagi meninggal itu karena perang suku, ini sama sekali tidak ada gunanya.
“Kita dengan kita sendiri saling bunuh dalam perang suku yang mengakibatkan nyawa melayang begitu saja, sebab nyawa manusia itu tidak sebanding dengan harta kekayaan, oleh karena itu, warga yang di Wouma jangan membuat gerakan tembahan dan mengendalikan diri,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…
Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…
Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…
Berdasarkan informasi yang terima dari penyidik Polda Papua terkait dengan praperadilan yang diajukan dari pihak…
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai pelepasan 103 calon jamaah umrah asal Kota Jayapura yang…