

Frans Papilaya (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke sampai 10 Juli 2023 belum menerima surat dari pimpinan DPRD Merauke terkait dengan pengajuan Pengganti Antar Waktu (PAW) atas meninggalnya Ketua DPRD Merauke, Ir. Drs. Benjamin Latumahina dari Fraksi Nasdem.
Ketua KPU Merauke, Frans Papilaya, SE, M.Si saat ditemui media ini di kantornya mengaku belum menerima surat dari pimpinan DPRD Merauke sehubungan dengan permohonan PAW tersebut.
‘’Tapi memang prosesnya harus dari partai politik dulu dalam hal ini Partai Nasdem mengajukan permohonan PAW ke DPRD. Kemudian DPRD nanti melakukan penelitian sesuai dengan syarat-syarat di sana. Selanjutnya membuat surat yang ditujukan ke KPU untuk mengklarifikasi kembali, apakah sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan nama yang diajukan. Tapi surat itu belum sampai, kami sifatnya masih menunggu,’’katanya.
Frans Papilaya menjelaskan, berdasarkan data perolehan suara dari Dapil Merauke 5, dimana almarhum Benjamin Latumahina terpilih sebagai anggota DPRD Merauke, untuk suara terbanyak kedua ditempati oleh Pak Leha.
‘’Kalau tidak salah, suara terbanyak kedua ditempati Pak Leha. Tapi, saat ini dia sudah pindah ke Partai PKN. Tapi soal pindah itu urusan partai. Kita KPU tidak punya kewenangan mengurusi hal itu,’’ jelasnya.
Namun yang jelas, tandas Frans Papilaya, calon anggota legeslatif perolehan suara terbanyak kedua dari Partai Nasdem tersebut sudah menjadi bakal calon legeslatif dari partai lain yakni PKN. ‘’Tapi soal itu kembali ke Partai Nasdem. Itu menyangkut internal partai,’’ pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua II DPR Kabupaten Merauke Dominikus Ulukyanan, S.Pd mengaku telah menyurat ke pimpinan DPD Nasdam Kabupaten Merauke terkait dengan pengganti antar waktu tersebut. Hanya saja, dari Partai Nasdem Kabupaten Merauke akan mengajukan nama setelah 40 hari meninggalnya Benjamin Latumahina. (ulo/tho)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…