

Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., saat menyalami para lurah di lingkungan Pemkot Jayapura usai apel pagi di lapangan upacara kantor Wali Kota Jayapura, Senin (10/7). (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Jayapura diingatkan kembali soal kedisiplinan terutama penggunaan waktu dan kedisiplinan dalam hal berpakaian. Hal ini ditegaskan oleh Asisten 2 Setda Kota Jayapura, Widi Hartanti saat memimpin apel pagi bersama di lingkup Pemerintah Kota Jayapura, Senin (10/7) kemarin.
“Hari Senin kita apel sesuai edaran dan apel setiap Senin ini juga merupakan kewajiban dari seluruh pegawai. Karena itu waktu mulainya tepat pukul 07.30 WIT.
Tadi sudah pukul 07.30, tetapi masih banyak juga pegawai yang terlambat, dan juga masih berdiri di belakang, sehingga dari protokol mengingatkan bahkan sampai memanggil. Itu menjadi perhatian buat kita semua untuk ke depan kita tempat mulai apel 07.30. Sehingga bapak ibu semua yang hadir di lapangan apel sudah berada di barisan masing-masing,” pintanya.
Selain itu, dia juga mengingatkan soal kedisiplinan cara berpakaian dari seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kota Jayapura. Karena sampai saat ini masih banyak juga terlihat para pegawai terutama ASN yang belum menggunakan atribut yang lengkap pada saat mengikuti apel.
“Atribut yang lengkap mulai dari alas kaki sampai dengan tutup kepala. Sudah ada aturan dan ketentuannya. Silakan bapak ibu mengingat kembali dan ini menjadi kewajiban buat kita semua,” ujarnya.
Kemudian sesuai dengan penegasan yang disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., yang menyebutkan bahwa bagi ASN yang tidak mengikuti apel maka dana TPP-nya akan dipotong.
Dirinya juga kembali mengingatkan kepada seluruh pegawai agar rajin mengikuti apel. Karena bagi yang tidak mengikuti apel dana TPP-nya akan dipotong. Karena itu dirinya mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara terutama pihak pengelola kepegawaian, untuk menindaklanjuti arahan tersebut.
“Bagian Humas sudah mengingatkan bahwa setiap Senin akan dilaksanakan apel. Sehingga seluruh pimpinan OPD wajib mengingatkan pegawainya bahwa setiap Senin ada apel pagi harus tepat waktu. Apabila ada yang berhalangan supaya wajib untuk menyampaikan sebelum apel dimulai,” tutupnya. (roy/nat)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…