Categories: MERAUKE

Warga Merauke Antusias Ikuti Karnaval

*Guna Memeriahkan HUT Kota Merauke ke-121

MERAUKE- Warga Merauke antusias mengikuti karnaval yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kota Merauke ke-121, Kamis (9/2). Peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa dan etnis paguyuban yang ada di Merauke. Sejumlah sekolah terjauh seperti SMAN Muting dan SMPN Sota ikut dalam karnaval ini.

  Titik kumpul dan start dari peserta Karnaval tersebut di Lapangan Kodim  1707/Merauke untuk pelajar mahasiswa. Sementara lapangan Mandala untuk etnis dan paguyuban. Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, bersama Forkopimda melepas karnaval ini di depan Mako Kodim 1707/Merauke dengan perjalanan jalan Raya Mandala, Jalan Ahmad Yani dan fisnish  di depan Kantor Bupati  Merauke. Sekda Ruslan Ramli, SE, M.Si, dan sejumlah Forkopimda  lainnya menerima finish dari peserta Karnaval yang dimulai sejak sekitar pukul 07.30 WIT tersebut.

    Pantuan media ini, ribuan warga Merauke turun sepanjang jalan yang dilalui oleh peserta karnaval tersebut. Para peserta, selain menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana yang mereka pakai dari Sabang sampai Merauke, juga berbagai atraksi juga ditampilkan oleh para  peserta karnaval yang seluruhnya berjumlah 122 peserta itu.

Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT, memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Merauke yang antusias mengikuti berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kota Merauke ke-121 diantaranya melalui  karnaval tersebut.

‘’Ini menunjukan bahwa orang Merauke itu kompak dan bersaudara dan betul-betul mau sama-sama membangun tanah ini dan itu luar biasa. Saya, pak Dandim, Kapolres, teman-teman yang mewakili dari Lantamal, mewakili Pak Danrem, semua pejabat dna kepala suku yang mendampingi kami dan para pimpinan OPD, saya pikir luar biasa para tokoh agama.

Semua mau sport. Inilah luar biasanya Merauke. Dari sini nampak bahwa Merauke itu ternyata Indonesia mini. Karena semua bangsa hadir di Merauke. Ini harus dipertahankan kesatuan hati Nusantara ini yang sudah kita jahit dengan semboyan izakod bekai izakod kai, kita pelihara. Karena meskipun kita berbeda-beda, tapi kita akan kuat bersama dan Indonesia ini akan utuh dari Sabang sampai Merauke,’’ tandas bupati.    

Dengan karnaval ini, jelas bupati Romanus Mbaraka bahwa Merauke mulai bangkit  setelah pandemi selama kurang lebih 2 tahun. ‘’Kita sedang recovery setelah pandemi selesai, semua kegiatan publik  dan kegiatan kemasyarakatan kita mulai buat secara terbuka. Apalagi, bapak Presiden kita mengatakan PPKM sudah dicabut,’’ pungkasnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Golkar Tetapkan Prabowo Sebagai Capres 2029

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…

3 hours ago

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur Sebagai Wapres

Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…

4 hours ago

KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…

5 hours ago

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

10 hours ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

11 hours ago

Tahun Depan Kapal dan Pesawat Harus Masuk Waropen

Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…

12 hours ago