Categories: MERAUKE

Ortu Minta Pelaku Pembunuhan Kakak Kandungnya Tidak Diproses Hukum

AKP Muh. Lalang, SH  (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE  Pelaku pembunuhan  di atas kapal penangkap ikan di Merauke berinial IK (22) terhadap kakak kandungnya sendiri bernama Idul (26), hingga Senin (7/2)  kemarin belum diketahui keberadaannya. Kapolres Merauke AKBP. Ir Untung Sangaji, M.Hum melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merauke AKP Muh. Lalang, SH saat dihubungi media ini mengungkapkan, penyelidikan terhadap tersangka terus dilakukan. Namun belum membuahkan hasil. 

‘’Kita sudah mendatangi keluarganya yang ada di Merauke untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaannya. Begitu juga kita berusaha mencari ke atas kapal-kapal yang sandar dan berlabuh di Merauke yang diduga tempat persembuyian yang bersangkutan, tapi masih nihil,’’ jelasnya.

Pihaknya juga, kata lanjut Kapolsek sudah menghubungi orang tuanya yang ada Slawesi Selatan, apakah yang  bersangkutan sudah pernah mengontak orang tuanya, tapi ternyata yang bersangkutan juga belum pernah  menghubungi orang tuanya sejak kejadian. Sementara  pelaku saat ini tidak membawa alat komunikasi. Meski demikian, lanjut Kapolsek, pelaku diperkirakan masih berada di sekitar  Merauke.

Sementara itu terkait dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh  IK terhadap kakak kandungnya, orang tua dari korban dan pelaku memohon agar pelaku tidak proses hukum. ‘’Kalau tidak diproses, harapan saya tersangka menyerahkan diri dulu untuk kita penuhi prosedur-prosedur apa yang harus kita lakukan untuk restorasi justice sesusai permintaan orang tua korban dan pelaku tersebut,’’ jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, restorasi justice bisa dilakukan selama pihak-pihak yang merasa tidak mau kasusnya diproses, dipersilakan saja. ‘’Karena kita mau meneruskan apa yang disampaikan pimpinan bahwa kalau kasus itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan, kenapa tidak. Intinya bagaimana kita memberikan pelayanan kepada masyarakat dan puas tanpa ada komplain,’’ pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi diatas KMN  Ara 01.   Dimana kedua bersaudara itu berkelahi di atas kapal pada  1 Februari 2022 sekitar pukul 1.00 WIT. Pelaku  IK yang memegang pisau berkali-kali mengarahkan ke tubuh kakak kandungnya Idul (26) sehingga ditemukan 7 tusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia saat sampai di rumah sakit. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

3 hours ago

Kru Pesta Babi Minta Publik Tak Dihakimi Mama Yasinta

Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…

7 hours ago

Geruduk Masuk, di Hadapan Gubernur Sekelompok Pemuda Teriak Tolak PSN

Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…

8 hours ago

ABR Kembali Pimpin Golkar Kota Jayapura, Target Pertahankan Palu DPRK

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…

10 hours ago

Menembus Jalan Terjal Menuju Surga Tersembunyi Yongsu Spari

Kampung yang menjadi satu dari empat kampung di Distrik Rafenirara ini berada tepat di bawah…

12 hours ago

Di Jayapura, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Diskusi Publik Tentang PSN

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…

14 hours ago