

Dewan Pengawas (Dewas) Perum Bulog Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn) Andi Geerhan Lantara, Mayjen TNI (Purn) Arifin Seman, Frans B.M Dabukke, melakukan panen padi bersama Pimpinan Wilayah Bulog Papua Ahmad Mustari dan Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Johny Nofriady di lahan garapan Kodim 1707/Merauke seluas 150 hektar di ujung Kampung Yabamaru, SP 9 Tanah Miring, Merauke, Selasa (5/11) kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos )
MERAUKE– Dewan Pengawas (Dewas) Perum Bulog Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn) Andi Geerhan Lantara, Mayjen TNI (Purn) Arifin Seman, Frans B.M Dabukke, melakukan panen padi bersama dengan Pimpinan Wilayah Bulog Papua Ahmad Mustari serta Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Johny Nofriady di lahan garapan Kodim 1707/Merauke di ujung Kampung Yabamaru, SP 9 Tanah Miring, Merauke, Selasa (05/11). Hadir juga Komite Pemantau Resiko dan Tata Kelola Perum Bulog Amir Fikri. Lahan yang dipanen itu seluas 4 hektar.
Dandim 1707/Merauke menjelaskan, lahan seluas 150 hektar tersebut telah digarap atau ditanami seluas 110 hektar dimana sebagian besar sudah dilakukan panen. Di lahan ini, lanjut dia, Dandim Johny Nofriady, dirinya ingin membangun agro wisata.
Dimana di dalamnya, selain ada sawah untuk tanam padi, ada palawija, juga ada peternakan ayam potong yang sudah berjalan, kemudian ayam petelur, ternak ikan lele jumbo, dan peternakan kambing.
‘’Untuk lahan yang akan kita panen hari ini sudah diubin adik-adik mahasiswa. Hasilnya, untuk 1 hektar akan menghasilkan gabah 4,5 ton,’’ katanya.
Dewas Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Andi Geerhan Lantara mengatakan pihaknya datang ke Merauke sebagai dewan pengawas Bulog untuk melihat secara langsung sejarah swasembada pangan di ujung timur Indonesia. Dengan penetapan Merauke untuk program strategis Nasional untuk pangan, Andi Geerhan Lantara mengaku akan banyak pejabat dari pusat yang akan datang ke Merauke.
‘’Karena ini menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto. Dampak dari swasembada pangan ini nantinya akan menciptakan kemandirian bangsa untuk bisa mengatakan untuk impor beras dari luar negeri,’’ katanya.
Ketahanan pangan yang sedang dibangun di Merauke, kata Andi Geerhan Lantara, menjadi vital dan sangat penting, sehingga Bulog harus mampu menyerap hasil panen dari para petani di Merauke untuk menanggulangi permainan tengkulak. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…