Ia menyebut, koordinasi dan konsultasi juga bisa dibangun dengan pimpinan kelompok kerja (Pokja), dan sekretaris MRP Papua Selatan. Koordinasi/konsultasi yang dibangun tentang segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi yang diemban. “Karena kadang-kadang kita tumpang tindih dalam melaksanakan tugas, akhirnya jadi masalah,”ujarnya.
“Jangan kita mencampuradukkan tugas dan kewenangan, nanti organisasinya tidak jalan universalitas secara umum maupun partikularitas secara khusus, oleh karena itu harus mampu menyesuaikan diri dalam melaksanakan tugas,” lanjutnya.
Kemudian, terakhir dalam melaksanakan tugas agar senantiasa meminta pertimbangan teknis dari staf-staf teknis. “Kenapa kita perlu banyak meminta pertimbangan teknis karena kita memiliki keterbatasan untuk perlu meminta pertimbangan dalam mengambil keputusan,” tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, dari total 42 hektare lahan yang direncanakan untuk penanaman jagung, hingga kini 17…
Kasus tersebut bermula dari ditemukannya seorang laki-laki berinisial VM (40) dalam kondisi meninggal dunia di…
Menurut Asep, imbauan itu disampaikan sebagai bentuk pengawasan sekaligus aksi nyata KPK dalam menjaga kedaulatan…
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 8 unit kendaraan yang melanggar aturan parkir, terdiri dari…
Menurut Abisai Rollo, kebijakan ini bertujuan agar setiap aspirasi, keluhan, dan masukan warga dapat benar-benar…
Seperti halnya terjadi di Jembatan Merah Youtefa, tumpukan kantong berisi sampah di sepanjang sisi jembatan…