Ia menyebut, koordinasi dan konsultasi juga bisa dibangun dengan pimpinan kelompok kerja (Pokja), dan sekretaris MRP Papua Selatan. Koordinasi/konsultasi yang dibangun tentang segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi yang diemban. “Karena kadang-kadang kita tumpang tindih dalam melaksanakan tugas, akhirnya jadi masalah,”ujarnya.
“Jangan kita mencampuradukkan tugas dan kewenangan, nanti organisasinya tidak jalan universalitas secara umum maupun partikularitas secara khusus, oleh karena itu harus mampu menyesuaikan diri dalam melaksanakan tugas,” lanjutnya.
Kemudian, terakhir dalam melaksanakan tugas agar senantiasa meminta pertimbangan teknis dari staf-staf teknis. “Kenapa kita perlu banyak meminta pertimbangan teknis karena kita memiliki keterbatasan untuk perlu meminta pertimbangan dalam mengambil keputusan,” tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…