Ia menyebut, koordinasi dan konsultasi juga bisa dibangun dengan pimpinan kelompok kerja (Pokja), dan sekretaris MRP Papua Selatan. Koordinasi/konsultasi yang dibangun tentang segala hal yang berkaitan dengan tugas dan fungsi yang diemban. “Karena kadang-kadang kita tumpang tindih dalam melaksanakan tugas, akhirnya jadi masalah,”ujarnya.
“Jangan kita mencampuradukkan tugas dan kewenangan, nanti organisasinya tidak jalan universalitas secara umum maupun partikularitas secara khusus, oleh karena itu harus mampu menyesuaikan diri dalam melaksanakan tugas,” lanjutnya.
Kemudian, terakhir dalam melaksanakan tugas agar senantiasa meminta pertimbangan teknis dari staf-staf teknis. “Kenapa kita perlu banyak meminta pertimbangan teknis karena kita memiliki keterbatasan untuk perlu meminta pertimbangan dalam mengambil keputusan,” tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…