

Salah satu Kapal PT Pelni yang hendak berangkat meninggalkan pelabuhan Poumako Timika. (Foto: Dokumen PELNI Cabang Timika).
MIMIKA – Sebanyak 3000 orang diperkirakan akan tiba di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui jalur laut pada puncak arus balik pada 9 Januari 2026 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala PT Pelni Cabang Timika, Rahmanya Chaidir, saat ditemui, Selasa (30/12).
Rachmansyah menjelaskan bahwa sebelumnya saat puncak arus mudik di pelabuhan Poumako Timika terpantau berjalan aman dan lancar. Hal ini terwujud berkat sinergitas antara Pelni dan semua stakeholder yang berada di wilayah pelabuhan Poumako Timika dalam rangka menciptakan libur Natal yang selamat, aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Untuk arus balik diperkirakan sekitar 3.000, akan masuk ke Mimika,” sambungnya.
Katanya, pada puncak arus mudik lalu periode 12 Desember 2025 sampai saat ini sudah terdapat 2.813 jiwa yang berangkat meninggalkan Timika melalui jalur laut.
Sementara itu, Rachmansyah kembali menyoroti fasilitas pelabuhan Poumako Timika selama penyelenggaraan Nataru 2025-2026.
Selama Nataru pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) meminta bantuan personel TNI AL untuk mengamankan area pelabuhan Pomako saat embarkasi dan debarkasi.
Page: 1 2
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…