

Prof. Dr. Ir Apolo Safanpo, ST, MT (Sulo/Cepos)
MERAUKE– Penjabat Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT, IPM, memberikan jawaban terhadap dana untuk mendukung keikutsertaan Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui KONI Papua Selatan yang belum cair sampai sekarang ini. Apolo menjelaskan bahwa untuk pengelolaan keuangan negara ini ada mekanisme yang harus diikuti.
‘’Untuk pengelolaan keuangan negara ini kita harus ikut tahapan, prosedur, mekanisme sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Jadi tidak bisa langsung begitu. Tapi, tidak apa, nanti kita sesuaikan,’’ kata Apolo Safanpo, menjawab pertanyaan media ini, di Kantor Gubernur Papua Selatan, Kamis (28/03/2024).
Soal besar berapa anggaran yang disetujui Pemprov Papua Selatan, Apolo Safanpo menjelaskan bahwa mengaku bahwa belum diputuskan. Dan sata ini masih dilakukan telaa.
‘’Karena itu banyak sekali personel yang diberangkatkan dalam 1 cabang. Yang terpenting yang berangkat itu atletnya, kemudian pelatihnya, official yang berkaitan dengan administrasinya. Jadi sebenarnya, untuk 1 cabang tidak terlalu banyak personel yang harus berangkat. Tapi yang berangkat yang berkaitan dengan pertandingan saja,’’ jelasnya.
Karena itu, tambah mantan Rektor Uncen ini bahwa nantinya akan dilakukan rasionalisasi. Misalnya untuk 1 cabang olahraga diajukan 50 orang. Maka 50 orang tersebut siapa saja. ‘’Karena pertandingan yang kita ikuti di DOB itu bukan pertandingan beregu tapi semuanya perseorangan. Sehingga 1 cabang itu mungkin atletnya 1-2 orang ditambah pelatih dan officialnya,’’ tandasnya.
Sebelumnya, KONI Papua Selatan mengakui jika pemusatan pelatihan terhadap 32 orang yang akan diberangkat ke PON XXI Aceh-Sumut belum dilakukan karena hibah dari Pemprov belum cair, sehingga sudah dipastikan pemusatan pelatihan itu akan mengalami keterlambatan. Dalam hal penganggaran, KONI Papua Selatan mengajukan anggaran Rp 28 miliar untuk pembiayaan PON mulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan di Aceh-Sumut. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…
Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…
Dari tangannya, polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…
Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…
Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…
Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…