Samber juga menyampaikan permohonan pemekaran Kampung Tumi yang disebut telah siap secara administrasi maupun infrastruktur dasar. “Secara administrasi sudah disiapkan, baik jalan maupun dokumen lainnya. Kami mohon izin supaya kampung persiapan segera dimekarkan,” katanya.
Tak hanya itu, masyarakat Kampung Warembori juga meminta perhatian terhadap pembangunan gedung kesehatan dan rumah bagi tenaga medis yang selama ini masih tinggal di rumah warga.
“Tenaga medis sudah ada, cuma mereka belum punya perumahan. Sementara ini mereka tinggal di rumah masyarakat,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Kepala Kampung Yoke, Derek Numberi. Ia meminta perhatian pemerintah terhadap pembangunan jalan penghubung dari Sarmi, rumah masyarakat, serta rumah dinas bagi guru dan tenaga kesehatan.
“Selama ini guru-guru belum ada perumahan, begitu juga mantri belum ada punya perumahan,” kata Numberi. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, menilai pembatasan akses terhadap rekening nasabah, termasuk dalam…
Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi…
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…