

Menko Polhukam, Mahfud MD.
KEDIRI – Ide pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan tepung singkong tengah menjadi sorotan publik. Gagasan yang dilempar oleh Presiden Prabowo Subianto ini memancing beragam reaksi, salah satunya datang dari mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.
Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi tersebut. Terlebih, skala karhutla yang ditangani saat ini tidak main-main.
“Info dari istana: api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa dipadamkan dengan tepung singkong,” tulis Mahfud, Rabu (26/8). Ia menilai gagasan ini terdengar tidak biasa, terutama jika dikaitkan dengan luas lahan terbakar yang menurut Menteri Kehutanan telah mencapai sekitar 202.000 hektare.
“Aneh, tapi mungkin itu benar asal tepungnya sekian puluh kali lipat dari luasan hutan atau lahan yang terbakar,” ujarnya. Meski demikian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini tidak langsung menolak dan justru mengajak semua pihak untuk menguji efektivitasnya secara nyata. “Ayo dicoba,” tegasnya.
Asal-usul Ide “Ubi Bombing”. Ide unik ini bermula dari Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan, Senin (24/8). Saat itu, Presiden Prabowo menanyakan kepada jajarannya apakah ada zat yang lebih efektif untuk menutup api ketimbang air biasa.
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…