Categories: LINTAS PAPUA

150 Tenaga Honorer RSUD Pratama Supiori Aksi Mogok Kerja

SUPIORI  – Sebanyak 150 tenaga honorer Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Pratama Supiori, Kamis ( 5/10 ) siang sekitar pukul 10.30 WIT melakukan aksi mogok kerja. Aksi ini dilakukan dengan meninggalkan ruang kerja dan turun ke jalan, berkumpul di depan RSUD, di ruas jalan umum Marsram – Korido.

Mereka mamajang dua spanduk atau baliho yang berisi tuntutan dan bubuhan tandatangan para tenaga honorer yang melakukan aksi mogok kerja.

Spanduk itu memuat dua tuntutan. Isi tuntutan pertama, menuntut kejelasan mengenai penerimaan CASN, PPPK, Tenaga Honorer Kategori 3 ( K3 ) di wilayah kerja RSUD Kabupaten Supiori.

Kedua, meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang bersangkutan ( Bupati, BKD, Manajemen rumah sakit dan Dinas Kesehatan ) atas tidak ditemukan / diajukannya data PPPK tenaga kesehatan ke Badan Kepegawaian Provinsi Papua.

Salah satu honorer yang enggan namnya dikorankan mengatakan aksi mogok kerja dilakukan untuk meminta kejelasan mengenai tenaga honorer kategori 3 ( K3 ).” Kalau misalnya bisa, harusnya dibuat, paling tidak sebelum penutupan tanggal 9 Oktober 2023,”ucapnya saat ditemui di tempat aksi.

Jumlah kuota honorer kategori 3 untuk Kabupaten Supiori menurut dia pun harus diperjelas sehingga diketahui seluruh tenaga honorer.

Menurutnya, Pemerintah Daerah Supiori pada penerimaan CPNS lalu berlaku tidak terpuji, karena hanya mengutamakan tenaga honorer kelahiran Papua.

Sedangkan yang bukan kelahiran Papua yang berjumlah banyak tidak di perhatikan padahal telah lama bekerja melayani masyarakat Supiori.

Bukan hanya satu atau dua tahun mereka bekerja, tetapi tujuh sampai delapan tahun bahkan ada yang sepuluh tahun mereka bekerja melayani masyarakat tetapi nasib mereka tidak diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Supiori.

” Tenaga honorer yang bukan kelahiran Papua itu dari Kalimantan, Jawa dan Sulawesih,”ujarnya (ren )

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

22 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago