Categories: FEATURES

Disayangkan Tak Tersedia APAR, Meski Damkar Seringkali Mengingatkan

Dari Peristiwa Kebakaran yang Melanda Deretan Toko Niaga Abepura

Peristiwa kebakaran masih saja terjadi di Kota Jayapura. Terakhir, kebakaran terjadi di deretan Ruko di Jalan Raya Abepura, tepatnya di Toko Niaga, Rabu (25/9) lalu. Bidang  Laboratorium Forensi Polda Papua pun telah melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Toko Niaga.

Laporan: Jimianus Karlodi & Karolus Daot_Jayapura

Peristiwa kebakaran di deretan Toko NIaga ini cukup menarik perhatian masyarakat tak terkecuali pihak kepolisian. Pasalnya, ruko yang terbakar itu merupakan Toko Niaga yang menjual berbagai alat tulis kantor (ATK), alat kebutuhan rumah tangga dan lain sebagainya. Harga yang relative lebih murah dan lengkap, membuat toko ini sering menjadi tujuan untuk berbelanja ATK.

   Kamis (26/9) kemarin,  Bidang Laboratorium dan Forensik Polda Papua bersama personel Polresta Jayapura Kota melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Toko Niaga yang menghanguskan 5 ruko. Personel Bid Labfor Polda Papua, Iptu Orlando Banjanahor, S.T memimpin pelaksanaan olah TKP tersebut.

   Dalam pelaksanaannya, tim investigasi melakukan penggambaran sketsa kasar dari TKP dan berhasil mengamankan beberapa barang bukti, termasuk 1 (satu) kantong berisikan kabel Instalasi Listrik dan 1 (satu) kantong berisikan abu arang sisa api kebakaran. Barang-barang ini akan menjadi alat bukti dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam upaya menentukan penyebab pasti kebakaran yang terjadi.

  Iptu Orlando menjelaskan, pihaknya telah mengambil barang bukti ini untuk menjadi sampel dalam proses uji penyebab kebakaran. Ia berkomitmen untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung tugas kepolisian dalam penyelidikan ini.

  “Kami meminta kerjasama dari masyarakat agar memberikan informasi apabila mengetahui terkait kasus ini dan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” tutur Iptu Orlando melalui siaran persnya, Jumat (26/9).

   “Dengan adanya upaya penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan langkah-langkah yang tepat dapat diambil untuk menghindari terulangnya kejadian serupa di masa depan,” imbuhnya.

  Sementara itu, dari kejadian kebakaran di Toko Niaga ini, juga menjadi catatan tersendiri dari pertugas pemadam kebakaran Kota Jayapura. Pasalnya,  setelah ditelisik, ternyata toko penjualan alat tulis kantor ini (ATK) tidak menyediakan alat pemadam api ringan (APAR). Tidak heran, jika penyebaran si jago merah bisa begitu cepat melahap seluruh bagian lantai dua dari toko tersebut.

   Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Jayapura Rischard Suebu mengaku geram dengan sikap pemilik yang tidak peduli dengan alat pemadam kebakaran (apar). Pasalnya Damkar Kota Jayapura berulang ulang kali memberikan teguran baik lisan maupun tertulis kepada pemilik toko agar menyediakan APAR. Sayangnya sampai pristiwa itu terjadi tidak juga disiapkan.

   “Saya sangat kecewa, sekelas toko Niaga Jayapura tidak menyediakan alat pemadam, padahal sudah berapa kali ditegur, tapi tidak juga digubris,” katanya kepada Cendrawasih Pos di lokasi kejadian Rabu (25/9).

   Dengan kejadian itu, pihaknya akan mengevaluasi serta melakukan pengecekan di setiap pertokoan maupun fasilitas umum lainnya yang ada di Kota Jayapura. Sebab sesuai aturan setiap fasilitas umum wajib hukumnya menyediakan APAR sebagai pertolongan pertama saat terjadi kebakaran.

   “Sudah bukan hal baru soal ini, sudah berkali-kali kami imbau tapi pelaku usaha ini tidak pernah laksanakan,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

9 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

10 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

11 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

17 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

18 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago