Diapun mengharapkan kejadian pada toko Niaga Jayapura menjadi bahan evaluasi bagi pelaku usaha lainya bahwa penyediaan APAR menjadi penting. “Kalau ada APAR, setidaknya peristiwa kebakaran ini bisa kita cegah secara dini, apalagi toko grosir ATK semacam ini, penyebaran apinya sangat cepat,” kata Rischard
Dikatakan saat pengecekan, bila ada yang tidak menyediakan APAR, maka akan diberikan teguran baik lisan maupun tertulis. “Dari kejadian ini, kami akan lebih tegas lagi, karena Kota Jayapura ini sudah semakin padat, peristiwa kebakaran ini cukup rentan terjadi, untuk itu perlu adanya perhatian kita untuk mencegah,” imbuhnya.
Selain fasilitas umum, maupun pertokoan, perumahan pribadi juga penting menyediakan APAR, untuk mencegah terjadinya kebakaran. “Kami harap masyarakat tidak mengabaikan dengan penyediaan apar di rumah, guna mencegah secara dini pristiwa kebakaran,” tutup Rischard. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…