Di saat yang sama, Anthonius Ayorbaba juga menyampaikan bahwa untuk perlindungan ataupun pendaftaran HAKI bagi orang asli Papua selama ini diberikan secara gratis. Tetapi ia juga berharap masyarakat Papua juga harus mandiri, jangan selalu tunggu dukungan dari pemerintah daerah. Untuk itu ia mengajak masyarakat asli Papua untuk harus belajar momentum, untuk tidak meninggalkan informasi, harus mandiri dan mempunyai kesadaran dalam diri jika, memiliki usaha yang berpotensi.
“Tetapi ketika melihat ada potensi dari dalam usahamu jangan tunggu. Karena orang sukses itukan memanfaatkan momentum, jangan sampai momentum terlewat. Yang namanya inovasi dan kreatifitas harus cepat dilindungi,” pesannya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…