Categories: FEATURES

Sejak 1961 Menjadi Daerah yang Aman, Kini Masyarakat Kampung Juga Ikut Menyesal

Tak hanya itu, mana perbuatan baik dan mana perbuatan dosa juga diketahui masyarakat sehingga tidak serta merta melukai orang tak berdosa. “Kami mengajak masyarakat juga mau membantu menjaga situasi ini agar tetap kondusif. Menjaga Anggruk dan daerah lainnya senantiasa aman. Kami TNI Polri menjamin keamanan disini dan jangan takut dengan aparat sebab mereka tidak  akan menyakiti, sekecil apapun tak ada niat untuk menyakiti. keberadaan kami adalah untuk melindungi dan membantu masyarakat untuk menciptakan kedamaian,” beber Tommy.

Pihaknya berharap tenaga guru dan kesehatan bisa   kembali dan melakukan pelayanannya. Semua untuk mencerdaskan sebab inilah generasi penerus dan  menjadi seorang pemimpin seperti yang sudah dilakukan bupati maupun wakil bupati. Tak hanya dari Sinode GKI di Tanah Papua yang mengecam tindakan ini tetapi juga pimpinan umat Katholik, Pastor Jhon Jonga juga menyayangkan kejadian tersebut.

Ia meyakini para korban yang selamat akan merasakan trauma yang mendalam mengingat yang menjadi korban adalah rekan seprofesi.  Pastor Jhon mendapat informasi jika korban, Rosalia Rerek Sogen ketika itu mau menolong temannya namun justru dirinya yang menjadi amuk sasaran kelompok yang menyerang.

Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan siap bertanggungjawab atas aksi penyerangan ini.  “Ada temannya yang dari Biak dan itu yang ingin diselamatkan tapi disitulah justru guru Rosalia mendapat bentuk kekerasan,” beber Pastor kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Koya Tengah, Rabu (26/3)

Guru Rosalia ketika itu mengalami luka tusuk di pinggang, luka robek di leher dan juga luka patah tangan terbuka. Pastor Jhon Jonga juga bersedih mengingat sebuah perjuangan tidak harus dilakukan dengan merugikan orang lain apalagi sampai membunuh. Berjuang namun dengan membunuh dianggap sebagai gagalnya sebuah perjuangan.

“Ini bentuk kegagalan, apalagi dengan korban adalah tenaga pendidik. Mereka dipanggil untuk mendidik anak-anak Papua khususnya yang ada di pedalaman. Menjadi orang khusus sebab tentu tidak semuanya mau. Ini menjadi kerugian besar dan menjadi persoalan hingga saat ini,” ucap Pastor.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Ruas Jalan Merauke–Ndalir Rusak Diterjang Ombak Air Pasang

“Identifikasi dan inventarisasi ini kita lakukan untuk kita usulkan dalam perencanaan perbaikan, peningkatan, maupun pembangunan…

11 hours ago

Polsek Sentani Kota Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang dilaksanakan oleh Polsek Sentani Kota melalui kebun…

12 hours ago

Satgas PKH Kantongi Denda dari 48 Perusahaan Sawit dan Tambang

Kepatuhan tersebut dinilai penting untuk mendukung tata kelola kawasan hutan yang berkeadilan, transparan, dan berpihak…

13 hours ago

KPK Didesak Bersih-bersih Pengemplang Pajak

Abdullah menilai, kasus korupsi yang kembali terjadi di sektor perpajakan menunjukkan adanya persoalan serius dalam…

14 hours ago

TPNPB-OPM Klaim Tembaki Pesawat Wapres

Dalam rilis itu, Sebby menyebut Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, di bawah pimpinan Akar…

15 hours ago

Soal Menu dan Distribusi MBG di Wamena Jadi Atensi Wapres

Wapres RI mendapat masukan langsung dari para siswa yang menerima manfaat dari program tersebut sehingga…

16 hours ago