

Ilustrasi Penembakan
JAYAPURA–Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Wilayah XVI Yahukimo mengklaim telah menembak mati delapan orang pendulang emas ilegal di wilayah Korowai dan Yahukimo. Klaim tersebut disampaikan Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam keterangan tertulis yang diterima Cenderawasih pos, Rabu (20/5).
Sebby menyebut bahwa aksi tersebut dipimpin oleh Mayor Kopi Tua Heluka sebagai bentuk balasan atas tewasnya dua anggota TPNPB dalam operasi aparat keamanan di Yahukimo pada pekan lalu.
Selain itu operasi ini juga dilakukan bersama pasukan TPNPB Batalyon Yamue di bawah pimpinan Kumis Passe serta Mayor Dejang Heluka yang berlangsung sejak 17 hingga 20 Mei 2026 di wilayah Yahukimo.
“Operasi pembersihan ini merupakan pembalasan atas pasukan kami yang telah gugur minggu lalu,” tegas Sebby Sembom.
Iapun mengklaim bahwa delapan korban yang ditembak merupakan anggota TNI-Polri yang menyamar sebagai pendulang emas ilegal. “Mayor Dejang Heluka bertanggung jawab atas operasi tersebut,” ujarnya.
Sebby menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi balasan terhadap aparat keamanan di Papua. “Apalagi TNI/Polri tembak mati kami punya pasukan, jadi kami akan balas dari ujung rambut sampai ujung kaki,” tegasnya.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …