Categories: FEATURES

Penyelenggara Harus Independen, Masyarakat Bisa Bantu Mengawasi

Antisipasi Kerawanan Dalam Masa Kampanye Menjelang Pilkada

Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang, genderang masa kampanye sudah ditabuh dengan diawali Deklarasi Pilkada Damai yang melibatkan sejumlah pasangan calon yang ada pada Rabu (25/9). Lantas apa saja yagn perlu diantisipasi, agar pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan lancar dan bermartabat?

Laporan: Elfira & Karolus Daot_Jayapura

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip Uncen, Yakobus Richard mengatakan tahapan kampanye dan jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), independensi penyelenggara sedang dipertaruhkan.

  “Netralitas itu harus dijunjung tinggi oleh penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU sampai di tingkat bawah, begitu juga Bawaslu. Sebab dua lembaga ini memiliki kehormatan,” kata Yakobus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (26/9).

Yakobus Richard Murafer (foto:Elfira/Cepos)

  Terlebih kata Yakobus, para pasangan calon (Paslon) menaruh harapan bahwa penyelenggara harus bekerja dengan baik dengan menghindari konflik konflik kepentingan.

  “Jika penyelenggara tidak bekerja dengan baik bisa menganggu tahapan Pilkada, atau  mungkin para Paslon akan menggunakan cara-cara yang kurang baik untuk memenangkan diri mereka,” ujarnya.

  Untuk menyukseskan Pilkada di tanah Papua, Yakobus meminta masyarakat turut ambil andil dengan cara melakukan pengawasan tahapan ini.

   “Penjabat Gubernur Papua bisa memberikan tanggapan yang sifatnya mencairkan suasana  hari ini, kita tidak mau apa yang sudah disepakati saat deklarasi bahwa Pilkada harus damai namun kenyataannya sebatas formalitas belaka. Sedangkan fenomena gunung es belum disentuh hingga akar permasalahannya,” jelasnya.

   Sebagaimana menurut Yakobus, akar permasalahan hari ini adalah adanya ketidakpuasan terhadap sikap kinerja yang ditunjukan oleh penyelenggara Pemilu. Dan ini harus diselesaikan sebelum menjelang pemungutsan suara.

   “Penyelenggara Pilkada jangan menutup diri, mereka harus bisa menerima kritikan dari semua pihak. Dan kritikan ini sebaiknya didengar atau direspon sebelum terjadi hal hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

2 days ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

2 days ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

2 days ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

2 days ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

2 days ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

2 days ago