Categories: FEATURES

Terapkan Kedisplinan dan Tanggung Jawab Tinggi Dalam Kehidupan Asrama

Melihat Kehidupan Para Pelajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 29 Jayapura (Bagian II)

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 29 Jayapura memang berbeda dengan sekolah SMA pada umumnya di Kota Jayapura. Sekolah yang menampung anak-anak Papua dari keluarga kurang mampu ini, menerapkan sistem boarding school atau pola asrama ini, dengan aturan ketat untuk mendidik dan membentuk karakter anak.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Kepala Sekolah Rakyat 29 Jayapura, Yanet Berotabui, S.pd, M,M.Pd untuk melakukan evaluasi terhadap kehidupan di asrama dan pola pengajaran, pihaknya rutin mengelar rapat bulanan.

Dimana dalam rapat ini tidak hanya dengan para guru, tapi dengan orang tua siswa. Ini terkait dengan masukan dari anak-anak mengenai mulai dari makan, hingga kegiatan lainnya di lingkungan SR yang membuatnya bosan, dengan begitu kami bisa mencari solusi yang dibuat supaya mereka bisa betah.

Lebih lanjut, perempuan rambut kriting kulit putih itu mengatakan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 29 Jayapura terdapat anak-anak putus sekolah yang kini terbiasa menjemput pagi. Selain itu ada mereka yang dulu sulit diarahkan, kini belajar disiplin lewat pola asrama.

Banyak pula, guru-guru yang memilih membangun harapan di ruang yang tak selalu sempurna. Baginya sekolah rakyat bukan hanya tentang pelajaran tetapi kerjasama, kolaborasi saling membantu, saling mengisi ketika yang lain sibuk, itu yang terpenting.

Saat ini, Sekolah Rakyat 29 Jayapura didukung oleh lima (5) guru, sembilan (9) wali asuh, tiga (3) wali asrama, juru masak, dan kebersihan, serta enam (6) bidang keamanan. Meski demikian jumlah murid SRMA Jayapura mengalami penurunan, dari yang sebelumnya 100 orang kini tersisa 94 orang.

“Kami berharap sekolah rakyat yang digagas bapak presiden tetap berlanjut dan cita-cita anak kami dapat terwujud di kemudian hari,” harapan kepsek kepada siswanya di kemudian hari.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago