Categories: FEATURES

Terapkan Kedisplinan dan Tanggung Jawab Tinggi Dalam Kehidupan Asrama

Di tempat yang sama wali asuh asrama, Stefanus f. Wattimena mengatakan di sekolah tersebut ada dua asrama, putra dan putri, yang menampung 100 anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang ada di sekitar wilayah Papua. Mereka Ditempatkan masing-masing 3-4 anak per kamar.

Kegiatan di asrama dimulai pukul 04.00 WIT Semua penghuni harus bangun untuk persiapan. Mereka wajib membersihkan tempat tidur dan kamar. Pendidikan karakter dan kedisiplinan benar-benar diterapkan sejak hari pertama mereka tinggal di sana.

“Kita selalu membimbing mereka, mulai dari disiplin jam makan, jam tidur, mandi dan lainnya pertama-tama agak rumit. Akan tetapi makin kesini sudah terbentuk,” ungkapnya.

Untuk jam istirahat para siswa ini diatur sedemikian rupa pada Pukul 20.00 WIT semua ada di dalam asrama masing-masing, pukul 21.00 WIT mulai beristirahat malam, dan pukul 22.00 WIT semuanya harus tidur, tidak ada lagi aktivitas.

Tambahnya, Anak-anak diajarkan gotong royong, merapikan kamar, menjaga kebersihan. Bahkan, mereka juga diajarkan untuk dapat membantu dan menolong teman. Tak hanya soal disiplin, wali asrama juga mendukung kesejahteraan emosional anak. Banyak yang rindu orang tua, ada yang menangis diam-diam di sudut kamar.

“Kami fasilitasi komunikasi dengan keluarga. Adapula refleksi malam untuk berbagi perasaan,” ujarnya.

Sistem ini membuat anak-anak belajar mengelola rindu, membangun empati, dan menumbuhkan kebiasaan positif dalam interaksi sosial. “Puji Tuhan anak-anak berkembang di sini. Jadi hal-hal kecil pun itu membuat saya merasa sangat bangga, jadi tidak perlu untuk hal-hal yang besar perkembangan itu,” katanya

Sementara itu, Guru Bahasa Indonesia, Noreka Elisabeth Febriyanti, menjelaskan bahwa kurikulum sekolah rakyat mengacu pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Lebih lanjut, Noreka menjelaskan bahwa sistem Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama atau boarding school, agar keluar masuk peserta didik bisa dipantau.

“Dari pagi sampai malam itu masih di lingkungan sekolah, di asrama putri dan asrama putra,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Polres Mimika Musnahkan Tempat Pengolahan Sopi

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…

12 hours ago

Sepuluh Siswa dari Merauke dan Boven Digoel Ikuti Bimbel Masuk Sekolah Kedinasan

‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…

13 hours ago

Golkar Papua Selatan Percepat Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…

14 hours ago

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

2 days ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

2 days ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

2 days ago