Categories: FEATURES

Obat Kecemasan Masyarakat Pesisir yang Dihantui Gempabumi Berpotensi Tsunami

Salah satu warga, Ahmad, mengaku kegiatan ini sangat membantu mengurangi rasa cemas yang selama ini dirasakan warga. “Daerah kita inikan dataran semua, jadi kalau gempa itu pasti ada kecemasan, takut tsunami. Tapi dengan kegiatan seperti ini, kita jadi tahu apa yang harus dilakukan, bagaimana cara evakuasi yang benar, dan kemana arah penyelamatan diri,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos usai kegiatan.

Ahmad juga berharap pemerintah dapat menambah penanda jalur evakuasi dan memasang sirene peringatan dini di wilayah Holtekamp. “Kalau bisa, di sini ada sirene seperti di daerah lain, supaya kalau ada potensi tsunami atau kenaikan air laut, warga bisa cepat tahu dan bergerak menyelamatkan diri,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, yang turut hadir membuka kegiatan, menegaskan bahwa pengetahuan mitigasi bencana merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir. Masyarakat perlu memiliki kesadaran kolektif untuk tanggap dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

“Kita hidup di wilayah yang rawan bencana, jadi harus paham dan siap. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun budaya siaga di tengah masyarakat,” tegasnya.

Rustan menambahkan, Pemerintah Kota Jayapura akan terus berkolaborasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memperluas jangkauan edukasi mitigasi bencana, tidak hanya di Holtekamp, tetapi juga di wilayah pesisir lainnya seperti Skouw, Tobati, Enggros, dan Koya.

“Tujuannya agar masyarakat di seluruh pesisir Jayapura memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi risiko bencana,” ujarnya.

SLG Gempabumi dan Tsunami merupakan bentuk konkret komitmen BMKG dalam membangun masyarakat tangguh bencana. Program ini memiliki tiga sasaran utama: pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana; kedua, membangun budaya tanggap dan evakuasi mandiri dan ketiga, memperkuat koordinasi dan komunikasi antar-stakeholder di daerah rawan bencana.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pemerintah Salurkan Bantuan Beras 27,6 Ton Warga Terdampak Banjir Rob

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, 27,7 ton beras tersebut disalurkan untuk Distrik Waan dengan…

10 hours ago

Pembangunan NICU–PICU Rampung, RS Ramela Siapkan SDM dan Alkes

Frederik menjelaskan, secara fisik pembangunan NICU–PICU telah selesai 100 persen. Namun demikian, fasilitas tersebut belum…

10 hours ago

Pemkab Mimika Dinilai Kurang Berikan Perhatian untuk Distrik Wania

Menurut Alex, sejak lama warga di kawasan itu hidup dalam keterbatasa, walaupun wilayah itu berada…

11 hours ago

Anggaran Turun Drastis, RSUD Jayapura “Dihantui” Masalah Klasik

Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…

11 hours ago

Kejari Mimika Kembalikan BB ke Pemilik

Pengembalian barang bukti tersebut berasal dari perkara atas nama Syamsul Hadi alias Hadi, yang telah…

12 hours ago

Papan Atas Kian Memanas

Persipura kini berada di peringkat tiga dengan koleksi 34 poin. Mereka terpaut satu poin dari…

12 hours ago