Dimana hubungan elit politik mulai dari pusat hingga daerah untuk Papua cukup menjadi perhatian. Hal inilah yang kemudian membuat segala kebijakan yang menyangkut dengan UU Otsus menjadi tidak berjalan maksimal. Sebab masyarakat terkonsentrasi dengan isu yang ada, sementara hal penting terkait dengan masalah kesejahteraan menjadi terabaikan.
Oleh sebab itu, pemimpin yang akan datang diharapkan mampu memecahkan permasalahan yang ada dengan komitment politiknya melalui orasi Kampanye. “Materi Kampanye inipun tidak juga hanya dijadikan sebagai bumbu untuk memikat hati masyarakat, tapi bagaimana agar itu bisa dijadikan acuan ketika nanti terpilih menjadi pemimpin, untuk 5 tahun kedepan,” tutup Prof. Ave. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berbeda dengan aksi massa mahasiswa sebelumnya pada, Senin 27 April 2026 lalu, ruas Waena-Abepura sempat…
Ketua PMI Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan fogging hanya efektif jika digunakan sesuai prosedur. Kesalahan…
Pemerintah Kota Jayapura mendorong pengelola ritel modern untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,…
emerintah Kota Jayapura melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kegiatan masyarakat…
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…