Dimana hubungan elit politik mulai dari pusat hingga daerah untuk Papua cukup menjadi perhatian. Hal inilah yang kemudian membuat segala kebijakan yang menyangkut dengan UU Otsus menjadi tidak berjalan maksimal. Sebab masyarakat terkonsentrasi dengan isu yang ada, sementara hal penting terkait dengan masalah kesejahteraan menjadi terabaikan.
Oleh sebab itu, pemimpin yang akan datang diharapkan mampu memecahkan permasalahan yang ada dengan komitment politiknya melalui orasi Kampanye. “Materi Kampanye inipun tidak juga hanya dijadikan sebagai bumbu untuk memikat hati masyarakat, tapi bagaimana agar itu bisa dijadikan acuan ketika nanti terpilih menjadi pemimpin, untuk 5 tahun kedepan,” tutup Prof. Ave. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
‘’Penyebabnya apa? karena di bulan Januari sudah masuk penghujan di Papua Selatan kemudian ada daerah…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa dua laga away ini sangat penting bagi mereka…
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, hampir sebagian besar wilayah di kota Timika tidak lagi…
Hal ini berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Mimika bersama masing-masing pihak yang berkonflik secara…
Adapun barang-barang yang hilang dibawa kabur oleh pelaku tersebut berupa 10 kipas angin, 2 dispencer,…
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.Pi, M.Si menyatakan penempatan personil di pintu masuk menuju Kota…