Categories: EKONOMI BISNIS

Pegadaian Tawarkan Beli Barang Lelang Tanpa  Cash dapat Cashback

JAYAPURA-Jika masyarakat ingin mendapatkan perhiasan emas dengan mudah dan cepat di Pegadaian, kini Pegadaian  menghadirkan program obral melalui beli barang lelang tanpa cash bisa dapat cash back. Program ini  berlaku periode 1 Februari 2021 hingga 30 April 2021 diseluruh Pegadaian di Wilayah Papua.

Pemimpin Pegadaian Cabang  Abepura Yohanes Narahawarin mengungkapkan, sejak bulan Februari lalu Pegadaian intensif melakukan lelang barang gadai secara bazar maupun dipajang di outlet, terkait dengan penyelesaian barang jaminan jatuh tempo yang belum diselesaikan oleh nasabah.

“Ada beberapa hal yang menarik dimana setiap pembelian barang lelang yang dilakukan bisa digadai kembali maka diberikan cashback ke nasabah.  Harga juga termasuk harga miring jadi nasabah bisa memanfaatkan program ini untuk bisa memanfaatkan memiliki perhiasan-perhiasan yang dijual lewat lelang Pegadaian,”ujarnya, Kamis (25/3).

Ditambahkan, terkait dengan DP terjadi jika nasabah beli lelang terus digadaikan kembali ada sedikit antara harga beli dengan harga taksiran gadai, makanya selisih itu yang dibilang DP.

Misalnya  nasabah punya lelang Rp 1 juta gadainya Rp 850 ribu selisih antara Rp 1 juta dengan Rp 850 ribu maka akhirnya dibilang DP jadi akhirnya nasabah terus menggadaikan lagi dalam waktu 4 bulan atau angsuran bulanan lunas maka nasabah bisa mengambil barangnya.

Tujuan dari program ini untuk menyelesaikan barang gadai yang sudah jatuh tempo seperti perhiasan dan gadai macet di Pegadaian, sehingga Pegadaian memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan perhiasan emas dengan harga miring.

  “Harapan kami program ini memberikan kesempatan yang ingin punya perhiasan emas bisa memanfaatkan program ini, karena tidak harus membeli cash bisa ambil DP-nya saja, bisa digadai ulang nanti kalau ada uang lagi bisa ditebus,”jelasnya.

Ditekankan juga, dalam program ini pembelian lelang harus ada di tempat  tidak berlaku transaksi di luar atau dengan pengiriman barang. Tapi harus benar-benar ada uang ada barang, dimana kalau mau beli lelang harus datang ke Pegadaian, supaya tahu pembelinya. (dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Persiker Keerom Bergabung dengan Juara Sulteng

Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…

49 minutes ago

Cerita Bima Ragil Saat Kembali ke Jombang Usai Bela Persipura

Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…

2 hours ago

BGN Nabire Optimalkan Pelayanan 3B di Triwulan II 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…

3 hours ago

Dari Kopra hingga Udang Laut, Sarmi Diproyeksi Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…

4 hours ago

Polda Papua Mulai Mitigasi Konflik Horizontal di Woma

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…

5 hours ago

Penanganan Kasus BBM Subsidi oleh Gapoktan Dipertanyakan

‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…

6 hours ago