

Seorang penjual komoditi pertanian di Pasar Pharaa Sentani, Sabtu (21/2). (foto: Yohana/Cepos)
SENTANI – Memasuki awal bulan pusa, harga sejumlah komoditas pertanian dan kebutuhan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Jayapura normal hanya saja cabai rawit mengalami kenaikan harga.
Pantauan di Pasar Pharaa Sentani menunjukkan, sejumlah pedagang komoditas pertanian dan pemilik kios sembako mengakui telah terjadi kenaikan harga pada komoditas cabai rawit, sementara kebutuhan lainnya stabil termasuk sembako.
Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak 19 Februari 2026. Ia menyebutkan, harga cabai rawit dari 70 ribu/kg naik menjadi Rp 120 ribu- Rp 150 ribu/kg.
“Harga lainnya seperti bawang merah, Rp 65 ribu/kg, bawang putih Rp 50 ribu/kg, tomat Rp 12 ribu/kg. Kacang tanah yang Rp60 ribu/kg, stok aman” jelas Sumarni, Sabtu (21/2).
Selain komoditas pertanian, harga kebutuhan sembako juga terpantau stabil. Untuk beras
SPHP dijual dengan harga sekitar Rp75 ribu /5 kg, minyak goreng kita Rp20 ribu/ liter, serta gula pasir Rp20 ribu/kg. Menurut pedagang, harga sembako tidak mengalami kenaikan selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…