Kata Wasuok, dalam rangka pengembangan sektor kepariwisataan di level provinsi, juga dibutuhkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat pengelola obyek wisata. Untuk itulah Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengundang semua pengelola obyek wisata hadir pada kesempatan ini.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Pegunungan, Marthen Medlama,S.Pd.,M.Si.,MTESOL mengatakan, kegiatan ini terselenggara melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua tahun anggaran 2023, senilai Rp 6 miliar lebih yang akan disalurkan kepada kelompok pelaku usaha ekonomi kreatif.
“Saya sudah berjanji bahwa selama saya sebagai kepala dinas, saya akan dorong teman-teman untuk maju, karena ini dana Otsus jadi dana ini untuk orang Papua dan para pelaku usaha berhak menikmati dana ini untuk maju dan berkembang,”tegasnya
Medlama mengatakan, usai pelatihan nanti pihaknya akan menyalurkan dana kepada setiap kelompok usaha untuk dikelola dalam pengembangan usahanya. Besaran alokasi setiap kelompok akan berbeda, sesuai kebutuhannya masing-masing.“Jumlah dana yang akan kita salurkan Rp 6 miliar lebih dan pemberian dana tahun ini variatif,’’tandasnya. (jo/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…