

Karyawati Bulog, saat menunjukan beras Portivit yang merupakan beras kaya akan vitamin yang disediakan Bulog, Rabu (5/7) kemarin. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan penyediaan beras bagi Kab. Intan Jaya yang infonya mengalami keterlambatan pengiriman dikarenakan stok.
Wakil Pimpinan Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat Dedy Apriliady menjelaskan, bahwa pendistribusian beras ASN ke daerah Intan Jaya, sudah didistribusikan melalui PT. Pos pada Januari – Februari, sementara yang belum terealisasi yakni bulan Maret – Juni.
“Kita belum layani alokasi bulan Mei -Juni karena kita ada penugasan bantuan pangan yang ditugaskan sampai Juni, sehingga kita belum layani dia bulan tersebut, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (5/7) kemarin.
Diakuinya, 127 ton alokasi beras yang akan didistribusikan ke Intan Jaya selama bulan Maret – Mei, dan ini sudah didistribusikan ke Nabire oleh PT. Pos Indonesia.
“Untuk daerah lainnya di Papua Raya, yakni Papua, Papua Barat ditambah provinsi baru semua beras ASN sudah direalisasi. Hanya khusus Intan Jaya yang alami keterlambatan karena bertepatan dengan penyaluran beras bantuan pangan, ” tambahnya.
Menurutnya, kalau terkait stok beras seluruhnya masih dalam kondisi aman yakni masih terssdia 12 ribu lebih ton, yang mana jika dilihat konsumsi setiap bulannya sekitar 6 ribu ton jadi stok masih tersisa untuk 2 bulan ke depan. (ana/ary)
Dengan suara penuh empati dan ketegasan, ia mengingatkan bahwa Wamena bukan hanya sebuah kota, tetapi…
Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…
Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…
“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…