Categories: BERITA UTAMA

Sanksi Dinilai Sangat Berat, Persipura Ajukan Banding

JAYAPURA – Manajemen Persipura Jayapura dipastikan menempuh jalur banding atas sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi tersebut merupakan buntut dari kericuhan yang terjadi usai laga play-off promosi Championship 2025/2026 melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5) lalu.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, menilai hukuman larangan bermain tanpa penonton selama satu musim sangat memberatkan klub dari berbagai aspek, terutama finansial dan mental bertanding.

“Kami akan mengajukan banding atas sanksi berat yang diberikan Komdis PSSI kepada Persipura,” ungkap pria yang akrab disapa BTM itu saat dihubungi, Jumat (15/5) malam.

Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan menyeluruh sebelum menjatuhkan hukuman bagi klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut. Ia menegaskan sepanjang pertandingan, pengamanan yang dilakukan panitia pelaksana (panpel) bersama aparat keamanan sudah berjalan sesuai prosedur hingga laga usai. BTM juga meminta Ketua Panpel dan Security Officer dapat memberikan penjelasan serta pembelaan yang kuat dalam proses banding nanti.

“Perangkat pertandingan dan pemain semuanya aman, tidak ada yang terluka. Keamanan mereka dijamin penuh oleh panitia,” ujar BTM.

BTM menambahkan, seluruh elemen tim Adhyaksa FC, mulai dari pemain, pelatih, hingga ofisial, mendapatkan pengawalan ketat dan perlindungan maksimal hingga meninggalkan area stadion.

“Baik tim Persipura maupun tim tamu dievakuasi dengan aman tanpa ada intervensi fisik setelah pertandingan selesai,” katanya.

Meski demikian, manajemen Persipura tidak menampik adanya kericuhan pascapertandingan dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi serius. Namun, fakta bahwa seluruh perangkat pertandingan dan tim lawan pulang dalam kondisi selamat diharapkan menjadi pertimbangan utama Komdis PSSI untuk meringankan hukuman.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Realisasi APBD Papua 2025, Pendapatan 97,95 % dan Belanja 96,58 %

  Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Pertanggungjawaban…

9 hours ago

TPAKD Papua Siapkan Strategi Baru Dorong Ekonomi Daerah

  Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan TPAKD bukan sekadar…

10 hours ago

Pemprov Harus Serius Kelola Aset Senilai Rp17,4 Triliun

   Pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan Yermias Y.Y. Wouw,  menyoroti nilai aset daerah Papua…

11 hours ago

Melihat Aksi Solidaritas Masyarakat Kota Jayapura Dalam Musibah Gempa di NTT

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi pada Sabtu, 15…

12 hours ago

ABR: Festival Kampung Tak Boleh Hilang

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura tetap memberikan perhatian terhadap keberadaan…

1 day ago

Tabrak Truk Tabung Gas, Pengendara Motor Luka-luka

  Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengendara sepeda motor bernomor polisi PA…

1 day ago