BTM memaparkan, sanksi tanpa penonton selama satu musim penuh akan memukul pendapatan klub secara signifikan, mengingat tiket pertandingan merupakan salah satu sumber pemasukan utama tim di kompetisi.
“Jika harus bermain tanpa penonton selama satu musim, ini sangat berat bagi finansial tim. Kehadiran suporter di stadion bukan hanya soal atmosfer pertandingan, tetapi juga menyangkut kelangsungan ekonomi klub,” tegasnya.
Di sisi lain, BTM juga mengimbau seluruh suporter Persipura agar lebih dewasa, disiplin, dan mampu menahan diri saat memberikan dukungan langsung di stadion. Ia berharap insiden serupa tidak terulang kembali karena dampaknya sangat merugikan klub.
“Kami tahu fanatisme suporter Persipura sangat tinggi. Namun, kami meminta semua pihak untuk menjaga ketertiban bersama agar tim tidak lagi dirugikan oleh sanksi-sanksi berat seperti ini,” pungkasnya. (eri/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…