Categories: EKONOMI BISNIS

Stok Jeruk Manis Berkurang, Harga Naik

Penjual buah keliling di Entrop saat membawa berbagai jenis buah, kecuali buah jeruk manis karena stok mulai kosong di pasaran, Selasa (1/6). (FOTO; Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Buah jeruk manis di pasar tradisional kini sulit didapat. Akibat buah jeruk sudah tidak banyak dipanen petani di Koya dan Arso, Kabupaten Keerom.

 Tejo selaku penjual buah keliling di Entrop mengatakan, sudah beberapa hari ini ia tidak membawa dan menjual jeruk manis karena pedagang di Pasar Youtefa Abepura tidak banyak menjual. 

 Menurutnya, petani jeruk manis di Arso, Kabupaten Keerom banyak yang sudah tidak panen lagi. Jadi hanya beberapa petani jeruk manis saja yang panen dan dijual ke pedagang di pasar tradisonal, sehingga harganya juga naik. Biasanya Rp 15 ribu dapat 2 kg, tapi kini dijual Rp 10 ribu/kg, bahkan ada yang jual Rp 12 ribu/kg.

  Tejo mengakui, kekosongan stok buah jeruk manis ini nantinya bisa cukup lama karena saat ini banyak petani buah jeruk mengaku pohon jeruknya sudah tidak berbuah dan  mulai berbuah lagi sekitar 3 bulan lagi.

 Hal senada juga dikatakan Yuyun, penjual buah di Pasar Youtefa Abepura bahwa saat ini memang buah jeruk manis susah dicari di pasar, karena panen buah jeruk manis dari petani di arso sudah berkurang akibat panennya bersamaan.

 Jadi saat semua petani jeuk manis di Arso sudah tidak panen lagi,  tentu stok jeruk manis di pasaran kosong. Harga per karung saja kalau normal hanya Rp 100 ribu kini bisa lebih dari Rp 150 ribu/ karung. 

 Selain itu, kalau memang ada yang jual buah jeruk tentu tidak manis karena masih hijau sudah di panen untuk memenuhi permintaan pembeli. (dil/ary)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

5 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

5 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

6 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

6 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

7 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

7 hours ago