Categories: BERITA UTAMA

Sanksi Bagi ASN Jika Aktif Dalam Politik Praktis

JAYAPURA – Sanksi tegas bakal diberikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) jika aktif dalam politik praktis. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (29/8). “Pasti ada sanksi tegas bagi ASN yang terlibat dalam politik praktis, sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur. Baik itu sanksi administrasi, tindakan disiplin hingga sanksi lainnya,” ucapnya.

Terkait netralitas ASN di masa masa Pilkada ini, Jeri menyampaikan sejak 15 Januari lalu telah dilakukan deklarasi netralitas ASN yang saat itu Pj Gubernur Papua masih dijabat M Ridwan Rumasukun. “Dengan tegas saat itu ASN diingatkan untuk netral dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,” ujarnya.

Lanjut Jeri, kemudian pada 19 Agustus lalu dalam pengarahan Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menegaskan ASN tetap netral dalam proses penyelengaraan pemilihan kepala daerah secara serentak. Disinggung ASN yang diproses lantaran terlibat dalam politik praktis, Jeri mengaku tak tahu pasti jumlahnya. Namun diperkirakan pernah ada.

“Saya tidak punya data detail soal itu, dalam PP 53 mengatur bagaimana kedudukan ASN dalam poltik praktis,” kata Jeri. Sementara itu, Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong, Kamis (29/8) kemarin menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pilkada. Jeri mengatakan, dalam kunjungannya itu, gubernur meninjau fasilitas kesiapan KPU di hari terakhir pendaftaran paslon. “Tadi KPU menjelaskan mekanisme proses pendaftaran paslon kepada Pj Gubernur Papua, mulai dari lantai 1 sampai lantai 4 gedung Kantor KPU,” ucapnya.

Dalam kunjungannya itu, gubernur mengingatkan KPU sebagai penyelenggara harus melakukan mitigasi hal hal terkait yang dibutuhkan dalam proses proses seleksi Pilkada serentak. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

5 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

6 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

7 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

8 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

9 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

10 hours ago