

Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri ketika berkoordinasi dengan Karo Ops di Polda Papua, Kamis (28/12) malam. Polisi mencurigai ada pihak yang menyusup hingga terjadi keributan. (FOTO:Gamel Cepos)
JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa dari aksi anarkis yang dilakukan kelompok massa yang mengantarkan jenasah almarhum Lukas Enembe disinyalir ada kelompok luar yang masuk ke dalam barisan.
Untuk itu pihaknya telah meminta personil di lapangan guna melakukan penelusuran. Memang belum ada pihak yang diamankan apalagi diperiksa namun disini Kapolda mengutarakan bahwa akan mengusut semua.
“Untuk kejadian tadi sore hingga mala mini, sebenarnya sudah kami skenariokan dengan baik namun ada kelompok tertentu yang masuk ke dalam,” kata Kapolda kepada wartawan malam harinya di Mapolda Papua, Kamis (28/12).
Terkait ini kata Kapolda pihaknya menyatakan siap bertanggungjawab sebab pihaknya tidak ingin menyalahkan pihak gereja yang memiliki banyak keterbatasan meski telah mengatur masyarakat.
“Kami yang bertanggungjawab dan saya tidak menyalahkan pihak gereja karena saya yakin mereka juga sangat terbatas. Ya tanggung jawab ada di kepolisian, tentunya kita akan mengambil tanggung jawab itu,” bebernya.
Lalu terkait apakah sudah ada pihak yang diperiksa atau diamankan, kata Kapolda hal tersebut belum dilakukan karena proses pemakaman masih berlangsung dan dirinya tidak mau mengambil langkah-langkah yang justru memperkeruh dan menjadi blunder bagi pihak kepolisian.
“Kami coba agak soft tapi untuk besok jika masih ada yang melakukan tindakan di luar control aparat maka saya perintahkan langsung amankan. Kami tegas disini,” tutupnya. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu senilai Rp1,05 miliar di Mapolres Mimika, Mile…
Kapolres menjelaskan bahwa kasus itu berawal saat korban dibonceng oleh pamannya dengan menggunakan sepeda motor. …
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…