Untuk itu mahasiswa juga meminta agar pemerintah daerah, pihak gereja, dan para kepala suku di Yahukimo berpihak kepada masyarakat sipil yang terdampak situasi keamanan tersebut.
Selain itu, mereka mendesak Polda Papua dan pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera menarik seluruh pasukan militer organik dan nonorganik dari Kabupaten Yahukimo dan wilayah Papua lainnya. “Jika tidak ditanggapi kami akan lumpuhkan Yahukimo,” ancamnya.
Sementara dari kejadian ini ibukota Yahukimo, Dekai pada Rabu kemarin mendadak tegang. Terlihat dari video dan foto yang beredar di media sosial dimana jenasah sempat diarak ke rumah sakit dan pihak keluarga menyampaikan bahwa pemerintah dan DPR harus bersikap. Harus melindungi masyarakatnya, bukan diam dan membiarkan aparat melakukan tindakan seenaknya dan akhirnya jatuh korban. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Kita sudah sampaikan ke semua BPBD kabupaten/kota untuk tetap waspada, sekaligus meminta mereka untuk menyampaikan…
Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat…
Kegiatan yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua dan Satpol PP Kabupaten Sarmi…
Gubernur mengatakan, langkah itu merupakan tindak lanjut dari hasil audit Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan atas…
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga, menjelaskan bahwa dari total tersebut, 345 KK merupakan warga…
Desakan ini disampaikan karena adanya dugaan penyimpangan penggunaan penyertaan modal yang nilainya mencapai sekitar Rp11…