Untuk itu mahasiswa juga meminta agar pemerintah daerah, pihak gereja, dan para kepala suku di Yahukimo berpihak kepada masyarakat sipil yang terdampak situasi keamanan tersebut.
Selain itu, mereka mendesak Polda Papua dan pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera menarik seluruh pasukan militer organik dan nonorganik dari Kabupaten Yahukimo dan wilayah Papua lainnya. “Jika tidak ditanggapi kami akan lumpuhkan Yahukimo,” ancamnya.
Sementara dari kejadian ini ibukota Yahukimo, Dekai pada Rabu kemarin mendadak tegang. Terlihat dari video dan foto yang beredar di media sosial dimana jenasah sempat diarak ke rumah sakit dan pihak keluarga menyampaikan bahwa pemerintah dan DPR harus bersikap. Harus melindungi masyarakatnya, bukan diam dan membiarkan aparat melakukan tindakan seenaknya dan akhirnya jatuh korban. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penggalangan dana umumnya dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun kelompok yang membutuhkan…
Persipura baru menelan kekalahan 2-3 dari Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu…
Namun yang cukup menyita perhatian dua gol Barito Putera ini dihasilkan oleh anak muda Papua…
Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…