

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito
JAYAPURA-Terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) sesuai perintah Mahkamah Konstitusi, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito menegaskan akan turut serta memberikan pengamanan. Yang meskipun saat ini pihaknya belum menggelar rapat bersama Forkopimda Papua.
Namun secara internal pihaknya telah memetakan melakukan rapat koordinasi, terkait proses pengamanan guna memetahkan titik-titik yang diindikasi rentan terjadinya konflik saat PSU itu berlangsung.
“Kami belum rapat dengan forkopinda, namun secara internal kami sudah bahas terkait pengamanan PSU, agar pelaksanaannya berjalan aman dan kondusif,” ujarnya, Selasa (25/2).
Ia pun menegaskan sebagai bagian dari proses demokrasi, maka semua pihak harus menerima putusan MK.Tentu dalam pengamanannya nanti Kodam XVII Cendrawasih akan bersama sama dengan aparat pejegak hukum lainnya termasuk juga forkopinda sehingga pelaksanaan PSU di Papua dilakukan secara baik-baik.
Sementara kami masih menunggu keputusan hasil rapat bersama Forkopinda, tapi apapun hasilnya kita berharap PSU di Papua berjalan sebaik baiknya,” ujarnya.
Sementara itu ditempat terpisah Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady menyampaikan terkait pengamanan PSU belum ada pembahasan di internal Polda Papua. “Mohon waktu, saya akan koordinasi dengan OPS terelebih dahulu,” ujarnya melalui pesan whatsapp. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…