

Kondisi Pos TNI yang berada di lokasi PT Kristalin di Nabire, Minggu (22/2) nampak hangus terbakar dan rata dengan tanah. Hingga kini identitas salah satu korban yang terbakar masih didalami.
Aktifitas Perusahaan Sementara Dihentikan, Personel Gabungan Disiagakan
JAKARTA– Sebanyak 198 orang yang terdiri dari pendulang dan karyawan PT Kristalin, termasuk 28 WNA asal China, telah dievakuasi dari lokasi penambangan emas di Kali Musairo, Legari, Nabire, Papua Tengah. Ihwal adanya hal ini dikatakan Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu. Samuel menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kembali penyerangan yang dilakukan KKB.
Sebelumnya, Sabtu (21/2), KKB pimpinan Aibon Kogoya telah melakukan penyerangan terhadap pos pengaman PT Kristalin hingga menyebabkan dua orang tewas. Terkait evakuasi, kata AKBP Samuel Tatiratu, karyawan PT Kristalin yang berkebangsaan China setelah dievakuasi; terlebih dahulu didata di Polsek Makimi dan langsung ditampung di mes perusahaan yang ada di Sriwini, Nabire.
“Evakuasi berlangsung aman, namun personel TNI-Polri tetap siaga dan waspada,” kata Kapolres Nabire AKBP Tatiratu.Menurut dia, penyisiran untuk mengevakuasi pendulang yang diperkirakan masih berada di sekitar Kilometer 40 hingga Kilometer 50 akan dilaksanakan pada Senin (23/2) oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.
Penyisiran itu dilakukan untuk menemukan dan mengevakuasi para pendulang agar terhindar dari gangguan yang dilakukan KKB. “Mudah-mudahan mereka dalam keadaan aman terutama dari gangguan KKB,” katanya.
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…