Sementara Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Gustav Urbinas kepada mengungkapkan bahwa evakuasi yang berlangsung hingga Minggu malam. Ia memastikan seluruh karyawan telah dibawa turun dari area perusahaan dalam kondisi selamat. Dan untuk saat ini aktivitas operasional PT Kristalin Eka Lestari sementara dihentikan sebagai langkah antisipatif sambil menunggu perkembangan situasi keamanan lebih lanjut.
Selain itu saat ini pengamanan di sekitar lokasi kejadian masih diperketat. Personel gabungan Brimob Polda Papua Tengah bersama TNI disiagakan untuk situasi tetap kondusif. Perkembangan lainnya hingga kemarin aparat TNI-Polri masih melakukan pendalaman terkait insiden pembakaran pos di lokasi PT Kristalin Eka Lestari yang terjadi di Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang tewas dalam kondisi hangus terbakar di dalam bangunan pos. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi resmi guna memastikan identitas kedua korban. Ia meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi dari aparat berwenang.
“Dari insiden tersebut memang ditemukan dua jenazah dalam kondisi terbakar. Namun hingga saat ini kami masih menunggu hasil autopsi dari pihak kepolisian, dalam hal ini Inafis dan Dokkes Polri, untuk memastikan identitas korban secara ilmiah,” ujar Kapendam melalui sambungan telpon, Senin (23/2).
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…